Klaim Kemenlu RI Setelah Israel Cabut Larangan Kunjungan WNI ke Yerusalem

Israel memutuskan mencabut larangan berkunjung bagi Warga Negara Indonesia (WNI) ke Yerusalem.

Klaim Kemenlu RI Setelah Israel Cabut Larangan Kunjungan WNI ke Yerusalem
TRIBUNNEWS.COM/RINA AYU PANCA RINI
Juru Bicara Kemlu Armanantha Nasir di ruang Palapa, kantor Kemenlu, Pejambon, Jakarta Pusat, Kamis (22/2/2018). 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Israel memutuskan mencabut larangan berkunjung bagi Warga Negara Indonesia (WNI) ke Yerusalem.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri RI, Armanantha Nasir memastikan Indonesia tak pernah berkomunikasi dengan Israel.

Armanantha mengaku pihaknya mengetahui informasi pencabutan larangan itu dari awak media.

“Tidak pernah ada pembicaraan soal visa, tak pernah ada pembicaran diplomatik antara kedua negara, bahkan kami baru tahu dari rekan-rekan media,” ungkapnya ditemui di Kantor Kemenlu, Jakarta Pusat, Kamis (28/6/2018).

Armanantha menegaskan posisi Indonesia terhadap Israel tetap sama seperti yang dijelaskan Menteri Retno Marsudi setiap saat, yaitu tak pernah mau membuka hubungan diplomatik sampai terwujudnya negara Palestina yang merdeka.

Baca: Jadwal Siaran Langsung (Live) Trans7 MotoGP Belanda 2018 - Maverick Vinales Mengaku Frustasi

Ia menjelaskan bahwa kewenangan mengenai visa tersebut merupakan kewenangan Kementerian Hukum dan HAM melalui Ditjen Imigrasi.

“Hubungan diplomatik Indonesia dan Israel masih sama dengan yang ditegaskan Menlu bahwa tak pernah ada usaha membuka pembicaraan mengenai visa atau pembicaraan diplomatik lain, untuk lebih lanjut silakan tanyakan ke instansi yang berwenang yaitu Ditjen Imigrasi Kemenkumham,” tegasnya.

Baca: Hasil (Skor) Akhir Jepang vs Polandia di Grup H Piala Dunia 2018 - Skor 0-1, Wakil Asia ke 16 Besar!

Baca: Hasil (Skor) Akhir Senegal vs Kolombia di Grup H Piala Dunia 2018 - Skor 0-1, Kolombia ke 16 Besar

Baca: Klasemen Akhir Grup H Piala Dunia 2018 - Jepang Unggul Fair Play Atas Senegal, Melaju ke 16 Besar!

Kebijakan Israel melarang WNI masuk ke Yerusalem merupakan bentuk balasan karena Indonesia memberlakukan larangan penerbitan untuk warga Israel masuk Indonesia terlebih dahulu.

Walaupun tak memiliki hubungan diplomatik warga negara Indonesia bisa masuk ke kawasan Yerusalem yang diklaim Israel melalui mekanisme khusus pihak ketiga.

Faktanya ada 30 sampai 40 ribu WNI yang berkunjung ke Yerusalem setiap tahun.(*)

Editor: Murhan
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved