Seputar Kalteng

Pendaftar Tersangkut Kasus Hukum Dengan Ancaman 5 Tahun Penjara Tak Bisa Ikut Seleksi KPU

Tim seleksi perekrutan calon anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten dan Kota se Kalteng, hingga, Sabtu (30/6/2018) masih

Pendaftar Tersangkut Kasus Hukum Dengan Ancaman 5 Tahun Penjara Tak Bisa Ikut Seleksi KPU
Faturahman
Tim Seleksi Calon Anggota KPU Palangkaraya, Kabupaten Gunungmas dan Barito Utara, saat mengumumkan persyaratan jadi calon anggota KPU kabupaten dan kota di Kalteng. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA- Tim seleksi perekrutan calon anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten dan Kota se Kalteng, hingga, Sabtu (30/6/2018) masih terus melakukan seleksi calon anggota KPU untuk ditempatkan di kabupaten dan kota di Kalteng.

Ada ratusan calon anggota KPU yang ikut seleksi untuk menempati posisi komisioner KPU Kabupaten dan Kota se Kalteng, karena masa tugas komisioner KPU yang sekarang sudah berakhir dan hampir rampung, sehingga dicari penggantinya.

Sekretariat KPU Kalteng, melalui tim seleksi yang dibentuk, melakukan perekrutan calon komisioner KPU yang baru untuk ditempatkan pada 13 kabupaten dan satu kota se Kalteng.

Baca: Prediksi Uruguay vs Portugal Babak 16 Besar Piala Dunia 2018 Live Trans TV, Bakal Ketat!

Baca: Messi: Kami Baru Mulai! Prediksi Skor Prancis vs Argentina 16 Besar Piala Dunia 2018 Live Trans TV

Ada tiga daerah yang saat ini anggota KPU nya, masih dalam proses seleksi yakni Kota Palangkaraya, Kabupaten Gunungmas dan Kabupaten Barito Utara yang masing-masing akan ditentukan tiga orang komisioner dari hasil seleksi.

Namun dalam perekrutan calon komisioner KPU kali ini berbeda dengan seleksi kokisioner KPU terdahulu, karena ada ketentuan baru, bahwa calon yang jadi terangka atau terdakwa atau terpidana dengan ancaman hukuman dibawah lima tahun dipastikan tidak bisa ikut seleksi.

Ketua Tim Seleksi calon anggota KPU Palangkaraya, Gunungmas dan Barito Utara, H Ahmad Syar'i, mengatakan, dalam seleksi kali ini tidak diperkenankan bagi calon yang terjerat kasus hukum dengan ancaman lima tahun penjara.

"Dalam persyaratan calon, kami sudah umumkan, pelamar tidak pernah dipidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap karena melakukan tindak pidana yang diancam dengan pidana lima tahun atau lebih.

Bukan hanya itu menurut Mantan Ketua KPU Kalteng, H Ahmad Syar'i, berdasarkan peraturan KPU yang baru, caleg yang pernah berperkara hukum dan sudah dipidana dalam kasus korupsi juga tidak bisa ikut dalam pileg mendatang, karena peraturan yang baru memang lebih ketat.

Hal ini mendapat perhatian salah satu bakal Caleg di Kalteng, Hatir Sata Tarigan yang memandang, aturan tersebut sangat dikriminatif, sehingga menghilangkan hak politik seseorang dan perlu dilakukan peninjauan ulang untuk memberikan hak politik bagi caleg yang pernah berperkara hukum tersebut. www.banjarmasinpost.co.id/faturahman

Penulis: Fathurahman
Editor: Ernawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help