Berita Balangan

Dua Kali Usulan Pembangunan RPH Baru Selalu Gagal, Mahrita Kembali Usulkan ke DAK 2019

Rencana pembangunan Rumah Pemotongan Hewan (RPH) yang baru ditahun 2018 masih tak kunjung ada kejelasan.

Dua Kali Usulan Pembangunan RPH Baru Selalu Gagal, Mahrita Kembali Usulkan ke DAK 2019
banjarmasinpostgroup/elhami
RPH Batumandi, Balangan 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PARINGIN - Rencana pembangunan Rumah Pemotongan Hewan (RPH) yang baru ditahun 2018 masih tak kunjung ada kejelasan.

Informasi diperoleh banjarmasinpost.co.id rencana pembangunan RPH kembali diusulkan ke Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2019 dengan anggaran Rp 1.2 Miliar.

Kabid Peternakan di Dinas Pertanian Balangan, Mahrita mengatakan, dua kali usulan yang diajukan sejak 2016 kemarin hingga kini selalu gagal.

Baca: 5 Fakta Almaratu Intan Istri Caisar YKS, Pernah Dituduh Pelakor Hingga Jadi Sopir Mantan Istri Suami

Disebutkannya, untuk ditahun 2016 sempat diusulkan ke anggaran APBD namun anggarannya tak cukup akhirnya tak disetujui.

Kemudian di tahun 2017 kembali diusulkan melalui DAK 2018, tetapi gagal lagi, dan sekarang kembali diusulkan ke DAK 2019.

"Jadi sudah dua kali gagal mengusulkan, kalau ditahun ini kembali gagal, maka kami tak tahu lagi harus bagaimana," ujarnya.

Baca: Syahrini Blak-blakan Tentang Hubungannya dengan Anang Hermansyah Dulu Kala Pecah Kongsi

Solusi lainnya jika usulan kembali gagal, kemungkinan besar bangunan RPH yang ada di Kecamatan Batumandi itu tergantung daerah untuk menjadikannya apa, apakah tetap RPH atau lainnya.

"Bangunan yang ada di Batumandi itu tinggal menunggu diserahkan kedaerah saja lagi, jika sudah diserahkan maka tergantung pemerintah, bisa juga tetap dijadikan RPH," katanya.

Mahrita pernah menyebutkan, bahwa rencana pembangunan RPH yang baru berlokasi di Kecamatan Lampihong.

Baca: Usai Ayu Ting Ting, Giliran Syahrini Bintangi Film Bodyguard Ugal-Ugalan, Begini Janji Incess

Disebutkannya, alasan dibangunnya RPH baru yang berlokasi di Lampihong karena selama ini, penjagal yang banyak ada di Lampihong dan Paringin.

Salah satu penjagal di Balangan Rahman mengharapkan agar lokasi RPH dipindah saja ke lokasi yang strategis.

"Kejauhan disana, tidak stragtegis, kenapa jadi dulu dibangunkan disana, harusnya konsultasikan dulu dengan para peternak di Balangan," ucapnya.

Menurut warga Desa Lok Hamawang ini lokasi yang strategis itu di Kota Paringin atau di Kecamatan Lampihong, pasalnya penjagal yang banyak itu ada di dua lokasi tersebut.

"Dulu pernah diarahkan ke Batumandi, tapi tidak ada yang maunya, kejauhan, tapi kalau dipindah ke Lampihong, saya setuju saja dan sangat mendukung," pungkasnya.

(banjarmasinpost.co.id/muhammad elhami)

Penulis: Elhami
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved