Berita Kotabaru

Penyakit Gatal Menyerang Warga, Dinkes Imbau Warga Tetap Terapkan PHBS

Pengobatan berkala terus dilakukan tim dinkes, meski gatal-gatal dialami puluhan warga di dua desa tersebut berangsur mulai membaik.

Penyakit Gatal Menyerang Warga, Dinkes Imbau Warga Tetap Terapkan PHBS
helriansyah
Tim dinas kesehatan Kotabaru terus melakukan penyuluhan dan pengobatan kepada warga terserang gatal-gatal. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Kasus gatal-gatal sempat mewabah menyerang warga desa Baharu Utara dan Tirawan, Kecamatan Pulaulaut Utara, Kabupaten Kotabaru terus menjadi perhatian Dinas Kesehatan (Dinkes) Kotabaru.

Pengobatan berkala terus dilakukan tim dinkes, meski gatal-gatal dialami puluhan warga di dua desa tersebut berangsur mulai membaik.

"Di desa tirawan sudah dua kali dilakukan pengobatan dan penyuluhan. Alhamdulillah sudah ada peruabahn. Besok, senin jadwal pengobatan lanjutan di desa Baharu Utara," kata Kepala Plt Kadinkes Kotabaru Hajjah Ernawati.

Menurut Ernawati saat dikonfirmasi banjarmasinpost.co.id, Minggu (1/7/2018) melalui telepon selularnya, mengatakan gatal-gatal menyerang warga sempat mengkhawatirkan.

Baca: Head to Head & Prediksi Skor Spanyol vs Rusia 16 Besar Piala Dunia 2018 Live TransTV Malam Ini

Berdasar hasil diagnosa klinis dilakukan tim kesehatan, kasus gatal-gatal menyerang puluhan warga di desa Tirawan dan Baharu Utara adalah dermatitis, scabies, alergi, dan jamur.

Baca: Prediksi Skor Spanyol vs Rusia Babak 16 Besar Piala Dunia 2018 Live Trans TV Malam Ini

Sempat mewabahnya kasus gatal-gatal, ditambahkan Ernawati, karena masih rendahnya kesadaran masyarakat untuk melanjutkan pengobatan.

"Kalau dirasa sudah membaik tidak melanjutkan pengobatan. Padahal belum sembuh total dan mudah kambuh lagi," tegas Ernawati kepada banjarmasinpost.co.id.

Maka dari itu, selain pengobatan berkelanjutan terus dilakukan sampai ada perubahan signifikan oleh tim kesehatan dari dinas kesehatan.

Ia juga mengimbau warga terlebih di desa Tirawan dan Baharu Utara selalu menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS).

"Penyuluhan soal PHBS terus dilakukan," ujar Ernawati.

Melalui penyuluhan penerapan PHBS, pihaknya terus mengimbau warga untuk sementara tidak menggunakan air terindikasi penyebab gatal-gatal, menjaga kebersihan rumah dan tidak menggunakan anduk mandi secara bergantian.

Disinggung sampel air yang diambil, Ernawati menyatakan, pihaknya sudah membawanya ke laboratoriun kesehatan kota Banjarmasin.

"Hasilnya sudah ada 10 hari ke depan," pungkas Ernawati.

(BANJARMASINPOST.co.id/helriansyah)

Penulis: Herliansyah
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help