Teror Buaya Sungai Mentaya

Plt Camat Samuda Usulkan Lahan Khusus Jadi Tempat Penangkaran Buaya

Plt Camat Mentaya Hilir Selatan, Samuda, Kotim, Hujaifah, Minggu (1/7/2018) mengatakan, pihaknya memang berpikir keras

Plt Camat Samuda Usulkan Lahan Khusus Jadi Tempat Penangkaran Buaya
Istimewa
Buaya Ini Ditangkap Warga Katingan, setelah memangsa warga Katingan, Kalteng beberapa waktu lalu. 

BANJARMASINPOST,CO.ID, SAMPIT- Seringnya terjadi serangan buaya terhadap warga yang tinggal di bantaran Sungai Mentaya Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah mendapat sorotan aparatur kecamatan Mentaya Hilir Selatan.

Plt Camat Mentaya Hilir Selatan, Samuda, Kotim, Hujaifah, Minggu (1/7/2018) mengatakan, pihaknya memang berpikir keras dalam membantu warga yang tinggal dibantaran sungai Mentaya agar tidak lagi ditakuti oleh serangan buaya.

Dia membenarkan, hampir setiap hari ada saja warga yang melihat buaya berseliweran di sungai sekitar permukiman masyarakat sehingga sangat membahayakan warga yang beraktifitas di sungai.

Baca: Ratusan Buaya Menghuni Pulau Hanaut dan Pulau Lepeh, Ada yang Ukuran Belasan Meter!

"Kami juga sudah berulang kami memberikan sosialisasi kepada warga agar jangan lagi berenang di sungai, khususnya di kecamatan kami, karena buaya yang tinggal di Pulau Hanaut dan Lepeh kerap mengganggu," ujarnya.

Baca: Jadi Pemandangan Biasa Buaya Raksasa Berseliweran di Sungai Sekitar Rumah Warga di Kotim

Lebih jauh Ijai panggilan akrab Plt Camat, mengusulkan agar ada lokasi atau lahan khusus sebagai tempat penangkaran buaya agar tidak lagi mengganggu warga."Saya siap membantu dalam mencarikan lokasinya,"ujarnya.

(www.banjarmasinpost.co.id/faturahman)

Sungai Mentaya sekitar pulau hanaut dan pulau lepeh yang ada di tengah sungai mentaya ini banyank dihuni buaya muara yang ganas.

Penulis: Fathurahman
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help