Pilkada Serentak 2018

Quick Count Pilkada Jabar Diragukan, Direktur Charta Politika Sindir Pihak yang Jago Bikin Hoax

"Lihatlah pihak2 mana yg emang jago bikin hoax," tulis Yunarto Wijaya. Sebelumnya, ia membandingkan reaksi para pengurus

Quick Count Pilkada Jabar Diragukan, Direktur Charta Politika Sindir Pihak yang Jago Bikin Hoax
Tribunnews.com/Imanuel Nicolas Manafe
Yunarto Wijaya 

Kenapa tiap yg itu kalah ya keributan selalu muncul?

Jelas2 yg ketahuan ngibul pas quick count 2014 siapa?," kicau Yunarto.

"Quick Count kalah lembaga survei disalahin, Real Count kalah KPU disalahin, Dis Count kurang pedagang disalahin," imbuh Yunarto dalam kicauannya.

Sementara itu, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Jawa Barat menolak hasil hitung cepat (quick count) Pilkada Jawa Barat 2018 dari seluruh lembaga survei.

“Hasil survei mereka kita tidak tanggapi apapun hasilnya,” kata Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Barat, Mulyadi, saat konferensi di Kantor DPD Gerindra Jawa Barat, Jalan PHH Mustopha Kota Bandung, Kamis (28/6/2018) seperti yang dilansir Tribunnews.com.

Partai Gerindra ternyata lebih percaya dengan hasil hitungan tim internal.

Menurut Mulyadi, meski tidak jauh berbeda, hasil hitungan dua tim internal menyatakan pasangan Asyik menang tipis dari pasangan Rindu.

“Perhitungan kami, kami menang. Tapi untuk menjaga demokrasi, kami akan terus mengawal dan menunggu hasil resmi,” jelasnya.

Mulyadi mengatakan, pernyataan ini dibuat untuk memotivasi pendukung pasangan Asyik, baik kader partai Gerindra, PKS, maupun PAN.

Pihaknya meminta para kader dan pendukung optimistis akan kemenangan pasangan Sudrajat-Ahmad Syaikhu hingga hasil real count KPU keluar.

Halaman
1234
Editor: Ernawati
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved