Berita Kotabaru

Direktur PDAM Ini Mengaku Masih Cemas Soal Pembebasan Lahan Embung Perak

"Aku terus didesak provinsi mempertanyakan soal kesiapan. Ya memang selama ini aku yang getol mengurusi"

Direktur PDAM Ini Mengaku Masih Cemas Soal Pembebasan Lahan Embung Perak
helriansyah
Direktur PDAM Noor Ipansyah (kanan), Kepala Dinas Perumahan Rakyat (dua dari kanan), Kepala Bappeda Zainal Arifin (pakai topi) saat meninjau lokasi embung Gunung Tirawan. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Direktur PDAM Kotabaru Noor Ipansyah mengungkapkan, perasaan cemas masih menggelayuti. Menyusul belum adanya bukti kongkrit pembebasan lahan akses mobilisasi rencana pembangunan embung Gunung Agung Perak.

Rasa cemas dikemukakan Ipansyah kepada banjarmasinpost.co.id, Senin (2/7/2018) di ruang kerjanya, karena terus didesak provinsi soal kesiapan lahan rencana proyek bersumber dari dana pemerintah tersebut.

"Aku terus didesak provinsi mempertanyakan soal kesiapan. Ya memang selama ini aku yang getol mengurusi," ujar Ipansyah.

Terlebih kecemasan yang menggelayuti Ipansyah, soal pembebasan lahan akses mobilisasi rencana pembangunan embung gunung perak karena sempat tidak teranggarkan di anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) murni 2018.

Maka dari itu, Ipansyah tidak menginginkan apa yang terjadi di APBD murni tidak lagi terulang di APBD perubahan.

Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan Rakyat Permukiman dan Pertanahan Kotabaru Hardani mengatakan, rencana pembebasan lahan mobilisasi kegiatan pembangunan embung gunung perak adalah prioritas, tidak kecuali pembebasan sisa lahan gunung tirawan.

"Karena pembangunan embung gunung perak sudah ada Rp 35 miliar. Jangan sampai tidak jadi, sayang," ungkap Hardani kepada banjarmasinpost.co.id.

Ditambahkan Hardani, pembebasan lahan mobilisasi kegiatan gunung perak menjadi prioritas dalam pengusulan anggaran.

Terlebih adanya keinginan kuat bupati Kotabaru dan sekretaris daerah yang sepakat, pembebasan lahan mobilisasi rencana pembangunan embung gunung perak termasuk pembebasan sisa lahan embung gunung tirawan tuntas tahun ini.

Sementara itu, Wakil Ketua I DPRD Kotabaru M Arif diminta tanggapannya soal anggaran pembebasan lahan yang akan diusulkan pihak eksekutif di APBD perubahan, belum bisa memberikan tanggapan.

Arif belum bisa memastikan apakah DPRD akan menyetujui, dengan beralasan belum melihat rancangan APBD perubahan yang belum diserahkan ke DPRD.

"Setelah diserahkan ke DPRD. Kami akan cermati lewat rapat. Jadi tidak bisa dulu berbicara mewakili DPRD," tandas Arif.

(BANJARMASINPOST.co.id/helriansyah)

Penulis: Herliansyah
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help