B Focus Urban Life

Pemko Banjarmasin Punya Perda Tentang Wajib Baca Tulis Alquran, Tapi Kenyataannya Malah Begini

PEMERINTAH Kota Banjarmasin memiliki Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun 2010 tentang wajib baca-tulis Alquran bagi pelajar

Pemko Banjarmasin Punya Perda Tentang Wajib Baca Tulis Alquran, Tapi Kenyataannya Malah Begini
banjarmasinpost.co.id
Warga yang akan menikah, mengurus dokumen yang disyarakatn di KUA. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - PEMERINTAH Kota Banjarmasin memiliki Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun 2010 tentang wajib baca-tulis Alquran bagi pelajar dan juga calon pengantin yang beragama Islam.

Namun kenyatan di lapangan, pada umumnya para calon pasangan yang akan menikah tidak mengetahui perda itu.

Diduga, kurangnya sosialisasi pemerintah, membuat perda tersebut tidak diketahui warganya.

Seperti diungkapkan Fahrurazi, calon pengantin yang sedang mengurus dokumen untuk pernikahannya di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Banjarmasin Barat, baru-baru tadi.

Baca: Hari Ini PPDB Online 2018 SMP Negeri, Ternyata Siswa Tak Perlu KK Legalisir

Ia mengaku tidak mengetahuinya.

Warga Malkon Temon, Kecamatan Banjarmasin Utara, itu mendapatkan nasihat agar saat berkeluarga jangan meninggalkan ibadah, belajar dan membaca kitab suci Alquran dan mendirikan salat.

"Itupun saya temui pada saat undangan nasihat di KUA dengan para calon pengantin. Kalau tentang adanya perda, saya tidak tahu. Tapi bila dites, mudah-mudahan saya bisa," ujarnya.

Baca: Bisa Buka di HP Kamu Hasil Ujian SBMPTN 2018 yang Diumumkan Selasa 3 Juli 2018, Ini Linknya

Hal senada juga diungkapkan Ahmad yang mengurus dokumen pernikahannya di Kantor KUA Banjarmasin Barat.

Pengakuannya, selama mengurus dokumen pernikahannya, tidak ada menjalani tes baca Alquran.

Mengaku pula, tidak mengetahui tentang perda tersebut.

"Saya malah baru tahu sekarang kalau ada perda itu," ucapnya.

Baca: Raffi Ahmad Ditolak Nagita Slavina untuk Jalani Rumah Tangga Sehidup Semati, Karena Ayu Ting Ting?

Begitu pula Wardiansyah, calon pengantin yang mengurus dokumen pernikahannya di KUA Banjarmasin Utara.

Ia bahkan mengaku baru mengetahui.

"Belum pernah dengar kalau calon pengantin diwajibkan bisa mengaji," ujarnya.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help