Berita Hulu Sungai Tengah

Saran Dandim Terkait Perjudian di Ajang Aruh Adat Desa Murung B Terlaga HST

Dandim 1002 Barabai, Letkol Inf Nur Rohman Zein mengakui, penanganan masalah perjudian yang memanfaatkan momen

Saran Dandim Terkait Perjudian di Ajang Aruh Adat Desa Murung B Terlaga HST
BANJARMASINPOST.co.id/hanani
Dialog tokoh masyarakat, ulama dan LSM/OKP dengan Kapolres HST di Aula Polres HST, Senin (2/7/2018). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI- Dandim 1002 Barabai, Letkol Inf Nur Rohman Zein mengakui, penanganan masalah perjudian yang memanfaatkan moment aruh adat di Desa Murung B Tarlaga, Kecamatan Hantakan, Hulu Sungai Tengah, tak semudah yang disampaikan berbagai pihak.

Meski demikian, menurutnya, semua sepakat penghentian perjudian tersebut.

"Tapi disisi lain, harus tau juga ada ancaman di tahun politik yang harus dicegah. Jangan ada adudomba antarras. "

Baca: Prediksi Skor Brasil vs Meksiko di 16 Besar Piala Dunia 2018 Versi Gelandang Barito Putera

Baca: Live Trans TV! Tonton Live Streaming Brazil vs Meksiko di Piala Dunia 2018 dengan Cara Ini

"Kami hanya mendukung langkah yang dilakukan Kapolres HST, melalui berbagai pendekatan. "

"Seperti mendirikan pos di sekitar desa. Saya yakin, masalah ini bisa diselesaikan. Namun, jika mau menghentikan, harus ada solusi dulu."

"Mereka (masyarakat adat) punya kepentingan, jadi harus bicarakan dulu, keinginan mereka apa. Jadi harus melalui pendekatan-pendekatan sosial yang baik," papar Dandim saat dialog tokoh masyarakat, ulama, LSM/OKP.

Diakui, perjudian di Tarlaga jadi besar karena diramaikan bandar-bandar besar.

Dandim menyebut, dari hasil dialog dengan masyarakat di lingkungan balai adat, permasalahan di aruh adat tersebut, karena mereka butuh perhatian pemerintah dan penguasa.

"Jadi yang harus kita lakukan adalah menjaga suasana kondusif. Saya dan Kapolres sudah menurunkan 175 personel di lapangan, yang berjaga di pos mencegah masyarakat pendatang masuk ke desa tersebut," katanya.

Sementara itu, Ketua Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (Aman) HST menyatakan sepakat dengan apa yang telah disampaikan para ulama dan tokoh masyarakat, bahwa pejudian di aruh adat melanggar hukum.

Halaman
12
Penulis: Hanani
Editor: Ernawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved