Ekonomi dan Bisnis

Terpilih Secara Aklamasi, Ini Jajaran Direksi Baru BEI

RUPST ini dihadiri oleh 104 pemegang saham atau 99,05 persen dari jumlah pemegang saham yang memiliki hak suara.

Terpilih Secara Aklamasi, Ini Jajaran Direksi Baru BEI
Istimewa
Jajaran Direksi Terpilih BEI masa jabatan 2018-2021. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST), Jajaran Direksi Baru Bursa Efek Indonesia (BEI) telah disetujui secara aklamasi oleh para pemegang sahamnya.

RUPST ini dihadiri oleh 104 pemegang saham atau 99,05 persen dari jumlah pemegang saham yang memiliki hak suara.

Direktur PT BEI Terpilih untuk Masa Jabatan 2018 hingg 2021, yakni Inarno Djayadi sebagai Direktur Utama, Direktur Penilaian Perusahaan, IGD N Yetna Setia, Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa, Laksono Widito Widodo, Direktur Pengawasan Transaksi dan Kepatuhan, Kristian Sihar Manullang.

Baca: Pengumuman Hasil Ujian SBMPTN 2018, Doa dan Amalan yang Bisa Dilakukan Agar Lulus SBMPTN 2018

Jajaran Direksi ini sesuai seperti yang ditetapkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berdasarkan surat nomor: S-74/D.04/2018 perihal Penyampaian Daftar Calon Direktur PT BEI Terpilih Untuk Masa Jabatan 2018-2021.

Baca: Bak Syekh Puji, Pria 40 Tahun Ini Nikahi Gadis 11 Tahun yang Ternyata Teman Anaknya

Soal kinerja, bersama seluruh pemangku kepentingan Pasar Modal, berdasarkan survei Nielsen 2017, BEI mampu meningkatkan literasi pasar modal menjadi 15 persen

Saat ini jumlah investor pasar modal telah mencapai 1,12 juta single investor identification (SID) walaupun

Sepanjang 2017 BEI berhasil memperoleh pendapatan usaha Rp1,2 triliun serta memperoleh laba bersih Rp 310 miliar.

Baca: Bisa Buka di HP Kamu Hasil Ujian SBMPTN 2018 yang Diumumkan Selasa 3 Juli 2018, Ini Linknya

Jumlah kas dan setara kas yang terjaga di kisaran Rp2,4 triliun dan meningkatnya nilai ekuitas BEI menjadi Rp3,6 triliun di akhir 2017.

Selain menjadi wahana investasi masyarakat, pasar modal juga semakin memiliki peran strategis sebagai salah satu sumber pembiayaan bagi dunia usaha.

Pencatatan penawaran perdana (IPO) saham telah berhasil dilakukan oleh 37 perusahaan di sepanjang tahun 2017 yang merupakan pencapaian tertinggi selama 23 tahun terakhir dengan jumlah penghimpunan dana sebesar Rp9,56 triliun.

Dengan ditambah Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) dan konversi Waran, maka pencatatan efek bersifat ekuitas sepanjang tahun 2017 berhasil menghimpun dana sejumlah Rp85,78 triliun, naik 13,23 persen dari Rp75,76 triliun di 2016.

Di sisi lain aktivitas pencatatan obligasi mencatat penghimpunan dana mencapai Rp726,03 triliun atau meningkat 21,5 persen dibandingkan di 2016.

Ucapkan selamat kepada Jajaran Direksi Baru, Kepala Kantor BEI Banjarmasin, Yuniar berharap para Direksi baru BEI bisa membawa BEI lebih maju lagi.

"Semoga bisa memimpin BEI menjadi lebih baik dan bermanfaat bagi perkembangan perekonomian Indonesia termasuk juga di Kalsel," kata Yuniar. (Banjarmasinpost.co.id/Achmad Maudhody)

Penulis: Achmad Maudhody
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved