Erupsi Gunung Agung

Wow! Dalam Tempo Satu Jam Gunung Agung Alami Erupsi 3 Kali, Ini Faktanya

Letusan pertama ketinggian kolom mncapai 2.000 meter, kedua 1.000 meter, dan ketiga 700 meter dari puncak Gunung Agung.

Wow! Dalam Tempo Satu Jam Gunung Agung Alami Erupsi 3 Kali, Ini Faktanya
via KOMPAS.com
Wisatawan di Pura Besakih yang berlatar belakang Gunung Agung meletus di Karangasem, Bali, Selasa (28/11/2017). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, AMLAPURA - Gunung Agung kembali erupsi sebanyak tiga kali, Senin (2/7) pagi. Yakni pukul 06.15 Wita, pukul 06.41 Wita, dan 06.55 Wita.

Letusan pertama ketinggian kolom mncapai 2.000 meter, kedua 1.000 meter, dan ketiga 700 meter dari puncak Gunung Agung.

Kepala PVMBG, Kasbani menjelaskan, erupsi tadi mengarah ke barat. Setelah tiga hari erupsi kembali terjadi, ini hal yang biasa terjadi menyusul Gunung Agung masih berada di fase erupsi.

Baca: Gunung Agung Erupis Hingga Senin (2/7/2018) Pagi, Ini Analisis Lengkap PVMBG

Dalam statu level III (siaga) dan radius empat kilometer dari puncak.

"Gunung ini masih belum stabil, fluktuatif. Jadi erupsi bisa terjadi setiap saat. Dan daerah bahaya masih sama, yaitu daerah radius aman berada diluar 4 kilometer. Warga harus tenang,"jelas Kasbani, pria asli Jember Jawa Timur ini.

Baca: Head to Head & Prediksi Skor Brazil vs Meksiko 16 Besar Piala Dunia 2018 Live TransTV, Neymar Main

Data seismograf, kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah barat.

Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 18 mm dan durasi sekita 3 menit 47 detik.

Masyarakat di sekitar Gunung Agung dan pendaki/pengunjung/wisatawan agar tidak berada, tidak melakukan pendakian dan tidak melakukan aktivitas apapun di Zona Perkiraan Bahaya yaitu di seluruh area di dalam radius 4 km dari Kawah Puncak Gunung Agung.

Masyarakat yang bermukim dan beraktivitas di sekitar aliran-aliran sungai yang berhulu di Gunung Agung agar mewaspadai potensi ancaman bahaya sekunder berupa aliran lahar hujan yang dapat terjadi terutama pada musim hujan dan jika material erupsi masih terpapar di area puncak.

Editor: Didik Trio
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved