SBMPTN 2018

Pengumuman SBMPTN 2018, Mahasiswa Baru Diwajibkan Test Bahasa Inggris Ini Tujuannya

Ada yang baru bagi penerimaan siswa baru di ULM dalam SBMPTN Tahun 2018 ini.

Pengumuman SBMPTN 2018, Mahasiswa Baru Diwajibkan Test Bahasa Inggris Ini Tujuannya
(Website resmi SBMPTN)
SBMPTN 2018 

BANJARMASIN POST.CO.ID, BANJARMASIN - Ada yang baru bagi penerimaan siswa baru di ULM dalam SBMPTN Tahun 2018 ini.

Panitia lokal ULM mewajibkan kepada calon mahasiswa yang sudah lulus test, untuk mengikuti placement test berbahasa Inggris yang merupakan kerjasama ULM dengan Cambridge University.

"Program baru ini, wajib diikuti, sebab ULM akan menerapkan standarisasi mutu bahasa Inggris yang minimal mumpuni dimiliki oleh mahasiswa ULM. Standarisasi dilakukan tidak lain tujuannya untuk mengetahui tingkat kemampuan bahasa Inggris peserta baru, kemudian kekurangannya akan dibantu dan diarahkan oleh tutor-tutor yang disiapkan oleh ULM," kata Wakil rektor ULM Bidang Akademik, Prof Alim Bachri.

Baca: Gaji ke 13 Mulai Disalurkan, Ini Besaran Gaji ke 13 Untuk ASN, Polri, TNI, dan Pensiunan

Berdasarkan hasil placement test itu, mahasiswa akan diuntungkan, sebab selain mengetahui kemampuan bahasa Inggrisnya sejauh mana, juga akan memperoleh sertifikat internasional kerjasama ULM dan cambridge university.

"Kapan pelaksanananya akan diatur kemudian dan disusun pelaksanaanya ketika pengenalan mahasiswa bnaru dengan kampus ULM," kata dia.

Baca: Pengumuman SBMPTN 2018, Tak Lulus Bisa Ikut Seleksi Mandiri, Ini Jadwalnya


Keuntungan berikutnya, sambung Prof Alim, sertifikat tersebut bisa dijadikan modal bagi mahasiswa ketika lulus kuliah di akhir studi.

"Pada akhir studi harapannya mahasiswa yang dapat sertifikat, akan langsung diterima studi lanjut tanpa harus mengikuti seleksi bahasa Inggris lagi. Sehingga alumni ULM bisa berdaya saing dan diterima bekerja ratusan perusahaan asing di dalam dan di luar negeri," kata dia.

Rancangan test tersebut ULM masih menggarapnya.

Kenapa di ULM? Sebab ULM ditetapkan sebagai pusat asesstment Cambridge Univertity di Indonesia.

Baca: 5 Langkah Mengetahui Kelulusan SBMPTN 2018, Klik Langsung untuk UI, ITB, UGM, IPB & Lainnya

"Nanti teknisnya akan ditangani pusat bahasa. Kemampuan mahasiswa akan dimonitornya, kemudian ada pengayaan yang akan dilakukan jika peserta ada kelemahannya dan didrill sampai mempunyai standar yang minimal bisa," kata dia.

Berbicara soal tenaga, ULM sudah menyiapkan 30 untuk ditest sebagai mentor.

"Mentor dari lokal yang mana dari Alumnus ULM bidang studi Bahasa Inggris. Sekaligus memanfaatkan mereka yang lulus di ULM. Selain itu juga ada sebagian dilatih khusus untuk menjadi tim tenaga penguji," kata Prof Alim Bachri.

Penerapan standarisasi tersebut, kata dia sementara ini difokuskan untuk diwajibkan bagi peserta baru atau mahasiswa baru.

Namun kemudian tidak menutup kemungkinan diterapkan ke mahasiswa yang sudah semeter di atas.

Untuk placement test diterangkan dia memang bayar.

"Masing-masing peserta Rp 150.000. Itu pun sudah murah jika dibanding dengan apa yang didapatkan mahasiswa jika test secara profesional di lembaga resmi, sebab ini resmi kerjasama," kata Prof Bachri.

(banjarmasinpost.co.id/Nurholis Huda)

Penulis: Nurholis Huda
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved