Kriminalitas Balangan

Suami Aniaya Istri di Desa Matang Hanau Lampihong Berujung ke Polisi, Ini Permasalahannya

Seorang istri harusnya dijaga oleh suaminya, namun tidak bagi salah satu keluarga di Desa Matang Hanau RT 2 Kecamatan Lampihong.

Suami Aniaya Istri di Desa Matang Hanau Lampihong Berujung ke Polisi, Ini Permasalahannya
Istimewa
Memar yang dialami AM akibat pukulan suaminya. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PARINGIN - Seorang istri harusnya dijaga oleh suaminya, namun tidak bagi salah satu keluarga di Desa Matang Hanau RT 2 Kecamatan Lampihong.

Berawal dari pertengkaran, MY (45) sebagai suami tega melakukan penganiayaan terhadap istrinya AM (33).

Mewakili Kapolres Balangan, Kapolsek Lampihong Ipda Krismianto kepada banjarmasinpost.co.id membenarkan adanya kejadian penganiaan tersebut.

Menurut Kapolsek kejadian tersebut pada hari Minggu (1/7/2018) sekitar pukul 15.00 wita, di Desa Matang Hanau RT 02 Kecamatan Lampihong.

Yang mana pada saat itu keduanya sedang bertengkar masalah rumah tangga, pada saat terjadi pertengkaran tersebut pelaku langsung memukul korban di kepala dengan menggunakan tangan sebanyak lima kali.

Pelaku penganiaya istri.
Pelaku penganiaya istri. (Istimewa)

"Kemudian pelaku juga memukul bagian pergelangan tangan korban sebanyak satu kali, dan bagian punggung belakang beberapa kali dengan menggunakan satu buah alat pemukul kasur yg terbuat dari rotan," ungkapnya.

Disebutkannya, atas kejadian tersebut korban mengalami luka di bagian kepala, punggung dan tangan korban, selanjutnya korban melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Lampihong.‬

"Pelaku akhirnya pelaku berhasil ditangkap setelah mendapatkan informasi dari korban,"

Akibat perbuatannya tersebut pelakukan dikenakan tinndak pidana penganiayaan sebagaimana dimaksud dalam pasal 351 KUHP.‬

Adapun barang bukti yang diamankan adalah satu buah alat pemukul kasur terbuat dari rotan.‬(banjarmasinpost.co.id/muhammad elhami)

Penulis: Elhami
Editor: Ernawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help