Berita Tapin

Harga Cabai di Tapin Capai Rp 90 Ribu Perkilo, Ini Penyebabnya

Petani cabai di Kabupaten Tapin mendulang untung besar, sebab harga cabai melambung tinggi, kisaran Rp 60 sampai Rp 90 ribu perkilo.

Harga Cabai di Tapin Capai Rp 90 Ribu Perkilo, Ini Penyebabnya
YABN
Tanaan cabai tumbuh subur di lahan 1 hektare milik petani di Desa Kertak Panjang, Tabalong 

BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - Petani cabai di Kabupaten Tapin mendulang untung besar, sebab harga cabai melambung tinggi, kisaran Rp 60 sampai Rp 90 ribu perkilo.

Pantauan BPost online di Pasar Baru Keraton Rantau, Kamis (4/7/2018) harga cabai bervariasi yang bagus kualitasnya atau baru dipetik sekitar Rp 90 ribu perkilo, sedangkan cabai yang sudah beberapa hari setelah dipetik seharga Rp 60 ribu perkilo.

Naiknya harga cabai ini karena musim hujan yang sudah berlangsung beberapa pekan ini.

Baca: Aplikasi Tik Tok Diblokir Kominfo, Deddy Corbuzier Tak Masalah, Tapi Sindir Bowo Begini

Baca: Jadwal Pendaftaran dan Biaya Ujian Jalur Mandiri di Berbagai Universitas Bagi yang Gagal SBMPTN 2018

Baca: Jadwal Pendaftaran CPNS 2018, Ini Bocoran Soal Seleksi CPNS 2018, Dijamin Bukan HOAX

Menurut pedagang cabai di pasar tersebut, penaikan harga cabai ini baru tiga hari, bisa turun kembali harganya tergantung pasokan.

Petani cabai hiyung di Desa Hiyung, Junaidi mengatakan harga jual cabai dari petani ke pengepul Rp 50 ribu perkilo.

"Kalau harga ini terus bertahan hingga beberapa bulan ke depan, maka petani cabai hiyung di Tapin, banyak mendulang untung besar," jelas Junaidi..

Penulis: Ibrahim Ashabirin
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help