Home »

Video

Berita Kotabaru

NEWSVIDEO: Perajin Perahu Tradisional di Desa Semayap Kesulitan Bahan Baku

Suasana masih cukup pagi, hembusan angin bertiup sangat terasa ketika menginjakan kaki di sebuah perkampungan padat penduduk

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Suasana masih cukup pagi, hembusan angin bertiup sangat terasa ketika menginjakan kaki di sebuah perkampungan padat penduduk, Perumnas Rampa Baru, Desa Semayap, Kecamatan Pulaulaut Utara Kotabaru.

Kendati masih cukup pagi, aktivitas warga di perkampungan itu begitu ramai oleh bermacam aktivitas warga yang mayoritas keseharian berprofesi sebagai nelayan dan pembuat ikan kering.

Dialeg bahasa Suku Bajau Samma masih sangat kental, pun cukup riuh terdengar di telinga.

Apalagi mereka yang sangat asing bermukim di sana, namun sangat akrab.

Baca: Maia Estianty Terapi Al Fasdhu Hingga Buat Darah Mengalir, Ini Loh Manfaatnya

Disela suara cukup riuh itu, sesekali terdengar suara bising dari mesin bor dan katam (mesin serut kayu). Oleh adanya kegiatan pembuatan balapan atau perahu khas sebutan warga Kotabaru, terlebih warga di pesisir selatan kabupaten berjuluk Bumi Saijaan ini.

Wahyu (40), seorang pembuat atau perajin perahu tradisional di Perumnas Rampa Baru, Desa Semayap, Kecamatan Pulaulaut Utara Kotabaru.

Usaha pembuatan perahu digeluti ayah dikarunia dua orang anak masih duduk di sekolah dasar (SD) ini sudah berlangsung lama, hampir belasan tahun.

Baca: Aplikasi Tik Tok Diblokir Kominfo, Cania Anak Tik Tok Buat Surat Terbuka, Terus Apa Hasilnya?

Tak pelak sebagai pembuat perahu, ilmu didapat secara otodidak atau turun-temurun ini membuatnya sangat mahir dan cukup profesional.

Mulai hal penyiapan bahan baku kayu, peralatan hingga pekerjaan pembuatan.

Karena kemahirannya, walau hanya seorang diri, dalam sebulan Wahyu dapat menyelesaikan pembuatan satu perahu dan siap dioperasikan.

Halaman
12
Penulis: Herliansyah
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help