Banjarbaru Berinovasi

Penyusunan Masterplant Banjarbaru Menuju Smart City

Bimbingan Teknis Tahap I Gerakan Menuju 100 Smart City, yang dilaksanakan Dinas Kominfo Kota Banjarbaru digelar

Penyusunan Masterplant Banjarbaru Menuju Smart City
istimewa
Bimbingan Teknis Tahap I Gerakan Menuju 100 Smart City, yang dilaksanakan Dinas Kominfo Kota Banjarbaru digelar, Rabu (4/7/2018). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Bimbingan Teknis Tahap I Gerakan Menuju 100 Smart City, yang dilaksanakan Dinas Kominfo Kota Banjarbaru digelar, Rabu (4/7/2018).

Bukti bila kota ini semakin memantapkan diri menuju smart city.

Dihadiri Wakil Wali Kota Banjarbaru H Darmawan Jaya Setiawan didampingi Wakil Ketua DPRD Banjarbaru Wartono.

Kegiatan bekerjasama dengan Bappeda Kota Banjarbaru bertempat di Aula Gawi Sabarataan kota Banjarbaru. Waktu pelaksanaan Bimtek selama dua hari.

Tampak hadir Sekdako Banjarbaru H Said Abdullah, Prof Dr Ir H Gusti Muhammad Hatta, Kepala SKPD, Camat, Lurah Forum RT/RW se Kota Banjarbaru.

"Untuk menindaklanjuti tahapan dari penyusunan masterplant Smart City, Kota Banjarbaru adalah salah satu kota yang terpilih dari 50 Kabupaten/Kota yang teleh diseleksi pada bulan Maret 2018 kemarin," ucap Kepala Dinas Kominfo Kota Banjarbaru Johan Arifin.

Johan juga menginformasikan kepada Dewan Smart City bahwa sebelumnya telah dilaksanakan pertemuan dan sosialisasi internal.

Smart City merupakan suatu konsep kota cerdas dirancang guna membantu berbagai hal kegiatan masyarakat, terutama dalam upaya mengelola sumber daya yang ada dengan efisien, serta memberikan kemudahan mengakses informasi kepada masyarakat, hingga untuk mengantisipasi kejadian yang tak terduga sebelumnya.

Bimtek ini tidak hanya sekali tapi akan ada bimtek 1, 2, 3 dan 4 dan diteruskan dengan MoU bersama dan kemudian baru kepala daerah yang melanjutkan penandatanganan dengan Kementerian Kominfo.

Wakil Walikota Banjarbaru H Darmawan Jaya Setiawan menyampaikan bimbingan teknis ini sangat penting bagi kita semua dalam upaya memajukan dan memodernisasikan masyarakat dan daerah di masa mendatang.

Pemerintah melalui Kementrian Komunikasi dan Informatika telah mencanangkan gerakan 100 Kota Smart City dimana untuk tahun 2017 lalu telah ditetapkan 25 Smart City. Dan di 2018 akan diperluas di 75 kota.

Penerapan konsep Smart City dimaksudkan juga agar pemerintah daerah mampu memberikan pelayanan berkelanjutan, efektif serta dapat meningkatkan kenyamanan dan keamanan kehidupan masyarakat dan mengutamakan kearifan lokal. (*/aol)

Penulis: Nia Kurniawan
Editor: Murhan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help