Berita Hulu Sungai Tengah

Sesepuh HST Tutup Usia dan Dimakamkan Baada Zuhur, Ini Jasa-jasanya untuk Banua ‎

Seorang sesepuh habaib di HST bahkan di Kalsel dan sohibul doa Majelis Nurul Muhibbin Barabai

Sesepuh HST Tutup Usia dan Dimakamkan Baada Zuhur, Ini Jasa-jasanya untuk Banua ‎
Istimewa
Almarhum Habaib Abdullah bin Alwi Alhabsy, sesepuh Habib di HST di usia 94 tahun. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Innalillahi Wa Inna Ilaihi Rojiun. Masyarakat Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah berduka.

Seorang sesepuh habaib di HST bahkan di Kalsel dan sohibul doa Majelis Nurul Muhibbin Barabai, telah berpulang ke Rahmatullah. Habaib Abdullah bin Alwie Alhabsy meninggal dunia Selasa 3 Juli 2018 pukul 17.30 witadi rumahnya, Jalan Kamasan Luar Barabai dalam usia 94 tahun.

Rencananya, almarhum dimakamkan hari ini, Rabu (4/7/2018) di Turbah Alawiyyin seberang Masjid Keramat Manjang Barabai, setelah disalatkan pukul 12.30 wita (bada zuhur) di Pondok Pesantren dan Majelis Talim Nurul Muhibbin, pimpinan KH Muhammad Bakhiet.

Menurut informasi Ikatan Keluarga Besar Allawiyyin (IKBAL) HST dan Keluarga Besar Allah Yarham Habib Abdullah bin Alhabsy, peninggalan atau warisan terbesar almarhum kepada anak cucunya bukanlah harta atau kekayaan dunia.

Tapi pelajaran bagaimana pengabdian seorang hamba kepada PenciptaNya, yaitu Allah Rabbul Alamin.

"Beliau tetap melaksanakan kewajiban terhadap perintah Allah, tidak pernah meninggalkan salat, dan ibadah wajib lainnya seperti puasa meskipun dalam keadaan udzur, berbaring hingga akhir usianya," habib Asraf, atas nama ikatan keluarga besar Allawiyyin.

Sejarah Habib Abdullah, tak lepas dari sejarah ayahndanya Habaib Alwi yang lahir di Autah Hadral Maut, Yaman, hingga Hijrah ke Barabai, dan berperan membangun ekonomi serta fasilitas umum di Barabai.

Menurut Mas Adiyanor, pemilik blog Catatan Sinalinali yang sempat menggali langsung cerita sejarah dari Habib Abdullah semasa hidup, masyarakat memperlakukan ayahnya Habib Alwi sebagai orang istimewa, karena latar belakang dan jasa-jasanya.

"Jasa terbesar keluarga beliau bagi HST adalah kepeloporannya membangun perkebunan karet, skala besar di HST yang bibitnya beliau datangkan dari Bogor. Juga perannya membangun rumah sakit, toko batu, gedung Syarikat Islam dan sanatorium untuk pengobatan bagi penderita TBC di Hantakan," kata Yannor, mengutif keterangan Habib Abdullah semasa hidup.

(banjarmasinpost.co.id/hanani)

Penulis: Hanani
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved