Berita Kotabaru

Setahun Dikeluhkan Tak Ditanggapi Pihak Telkom, Pemilik Usaha Warnet Merugi

Merosot tajam omzet usaha warnet dalam setahun atau sejak 2017 akhir lalu, hingga sekarang dialami pemilik usaha

Setahun Dikeluhkan Tak Ditanggapi Pihak Telkom, Pemilik Usaha Warnet Merugi
helriansyah
Warnet milik Hoiri, selalu sepi dari pengunjung akibat sering rusaknya jaringan internet. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Hampir semua pemilik usaha warnet di wilayah Kotabaru, khususnya pelanggan pengguna indihome mengeluh. Lambannya penanganan pihak PT Telkom membuat usaha mereka setiap bulannya terus merugi.

Merosot tajam omzet usaha warnet dalam setahun atau sejak 2017 akhir lalu, hingga sekarang dialami pemilik usaha karena terus berkurang jumlah peminat.

Sebelumnya pendapatan usaha itu mencapai Rp 5 juta perbulan, kini sudah hampir setahun penghasilan diperoleh pemilik usaha tidak lebih Rp 1 juta perbulan. Bahkan minus.

Baca: Gaji ke 13 Mulai Disalurkan, Ini Besaran Gaji ke 13 Untuk ASN, Polri, TNI, dan Pensiunan

Penyebab melesunya minat pengguna internet membuat pemilik terus merugi disebabkan sering terjadinya gangguan jaringan indihome, bahkan kerap tidak berfungsi.

Hoiri, salah satu pemilik usaha warnet di wilayah Kecamatan Pulaulaut Utara, mengaku usaha warnet miliknya setiap bulan terus mengalami penurunan omzet mulai akhir 2017 hingga sekarang.

Baca: Jadwal Pendaftaran CPNS 2018, BKN Persiapkan Situs Pendaftaran di Link Ini

"Sekarang pendapatan Rp 500 ribu saja susah. Bahkan bisa tidak ada pendapatan sama sekali dalam sebulan," beber Hoiri dengan nada kesal kepada banjarmasinpost.co.id, Selasa (3/7/2018).

Meruginya usaha warnet dialami pemilik warnet, bahkan bakal terancam gulung tikar disebabkan pendapatan perbulan terus merosot karena jaringan indihome PT Telkom selaku operator terus memburuk.

"Kalau dibilang lelet masih mendingan. Tapi, ini total tidak bisa sama sekali. Mulai akhir 2017. Dan, peminat hanya satu orang. Tidak berani pasang banyak unit, rugi di listrik," ujarnya.

Padahal, setiap bulan sebagai pelanggan aktif indihome, ia rutin membayar langganan dengan kisaran Rp 415 hingga 425 ribu perbulan. Namun hampir setahun terakhir tidak mendapat pelayanan memuaskan.

Baca: Jadwal Perempat Final Piala Dunia 2018, 6-7 Juli Bisa Ditonton di Live Streaming Trans TV

"Bukan cuma aku, kawan-kawan pemilik usaha warnet semua mengalami hal sama. Sudah sering ditanyakan ke pihak PT Telkom, tapi tidak pernah ada tanggapan," keluh Hoiri.

Halaman
12
Penulis: Herliansyah
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved