Berita Kalteng

Warga Palangkaraya Lebih Suka Daging Ayam Segar Baru Dipotong

Upaya mendatangkan daging ayam potong beku dengan menempatkannya di pusat perbelanjaan dan mini market yang ada di Palangkaraya

Warga Palangkaraya Lebih Suka Daging Ayam Segar Baru Dipotong
tribunkalteng.co/fathurahman
Penjual Ayam Potong di Pasar Tradisional Palangkaraya 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Upaya mendatangkan daging ayam potong beku dengan menempatkannya di pusat perbelanjaan dan mini market yang ada di Palangkaraya, Kalimantan Tengah, untuk mencegah permainan harga jual ayam di pasar tradisional setempat.

Dalam waktu dekat akan dilakukan oleh Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kalteng sebagai upaya menghindari terjadinya inflasi oleh komoditas tersebut yang selama ini belum bisa terselesaikan.

Baca: Aplikasi Tik Tok Diblokir Kominfo, Cania Anak Tik Tok Buat Surat Terbuka, Terus Apa Hasilnya?

Namun upaya tersebut, selayaknya juga diikuti dengan melakukan sosialisasi kepada masyarakat, bahwa tidak ada perbedaan antara daging ayam yang dibekukan dengan daging ayam yang baru dipotong.

Baca: Aplikasi Tik Tok Diblokir Kominfo, Deddy Corbuzier Tak Masalah, Tapi Sindir Bowo Begini

"Selama ini kami belum pernah beli daging ayam beku di supermarket atau mini market, karena secara turun-temurun biasanya kami beli daging ayam yang baru di potong," ujar Hadi warga Jalan Rajawali Palangkaraya, Rabu (4/7/2018).

Baca: Pengumuman SBMPTN 2018, Begini Tatacara dan Persyaratan Lengkap Daftar Ulang

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kalteng, Muhammad Hatta, mengakui, salah satu penyebab kerap terjadi kenaikkan harga daging ayam potong tersebut, karena warga Palangkaraya belum terbiasa memakan daging ayam beku.

"Memang harus banyak sosialisasi lagi ke masyarakat agar memilih daging ayam beku, ketika ayam potong yang dijual di pasar tradisional mengalami kekurangan stok dan harga ayam potong tetap stabil," ujarnya.

www.banjarmasinpost.co.id/faturaman

Penulis: Fathurahman
Editor: Edinayanti
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved