OTT KPK

Kena OTT KPK, Terungkap Segini Harta Kekayaan Bupati Bener Meriah

Berdasarkan data Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang dikutip dari laman acch.kpk.go.id/id/

Kena OTT KPK, Terungkap Segini Harta Kekayaan Bupati Bener Meriah
tribunnews.com
Bupati Bener Meriah Ahmadi. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Aceh yang melibatkan Bupati Bener Meriah, Ahmadi, beserta sembilan orang lainnya.

Berdasarkan data Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang dikutip dari laman acch.kpk.go.id/id/, Kamis (5/7/2018), Ahmadi memiliki total harta kekayaan sejumlah Rp 13.040.000.000 miliar.

Dari laporan pada tanggal 19 September 2016, diketahui Ahmadi memiliki harta tidak bergerak yaitu 16 bidang tanah seluas 126.164,2 meter persegi dan satu bangunan seluas 350 meter persegi.

Baca: Jadwal Live Trans7 Babak 16 Besar Indonesia Open 2018 - Marcus/Kevin vs Malaysia Digelar Siang

Kesemuanya itu berlokasi di Kabupaten Bener Meriah, Kabupaten Aceh Timur, serta Kabupaten Aceh Tengah.

Harta tersebut dimilikinya dalam rentang waktu tahun 2000-2014 dengan total nilai Rp 1.690.000.000 miliar.

Disebutkan juga, harta bergerak milik Ahmadi memiliki nilai sejumlah Rp 11.400.000.000 miliar dalam rentang perolehan tahun 2007-2015.

Baca: Jadwal Lengkap Pendaftaran CPNS 2018, BKN Umumkan Mekanisme CPNS 11 Juli Nanti

Dengan rincian kepemilikan, tiga unit mobil yaitu Toyota Vios, Toyota Avanza, serta Honda Jazz dengan total senilai Rp 470.000.000 juta.

Dan benda bergerak lainnya senilai Rp 300.000.000 juta, dengan rincian kepemilikan logam mulia dan batu mulia.

Selain itu, Ahmadi juga memiliki perkebunan dan peternakan senilai Rp 10.630.000.000 miliar.

Baca: Jadwal Pendaftaran CPNS 2018, Ini Bocoran Soal Seleksi CPNS 2018, Dijamin Bukan HOAX

Orang nomor satu Kabupaten Bener Meriah itu juga memiliki hutang sebesar Rp 50.000.000.

Diketahui, Ahmadi beserta Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf dan delapan orang lainnya ditangkap KPK berkaitan kasus suap penggunaan Dana Otonomi Khusus Aceh (DOKA) atau Dana Otsus tahun anggaran 2018.

Editor: Didik Trio
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved