Hotel di Banjarmasin

Pengusaha Hotel di Kalsel Keluhkan Banyaknya Rumah Pribadi yang Melakukan Ini

Pengusaha di sektor perhotelan di Kalimantan Selatan (Kalsel), Banjarmasin khususnya, keluhkan banyaknya

Pengusaha Hotel di Kalsel Keluhkan Banyaknya Rumah Pribadi yang Melakukan Ini
Achmad maudhody
Wali Kota Banjarmasin, H Ibnu Sina, menghadiri acara PHRI, Kamis (5/7/2018). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Pengusaha di sektor perhotelan di Kalimantan Selatan (Kalsel), Banjarmasin khususnya, keluhkan banyaknya kamar-kamar di rumah pribadi yang disewakan sebagai hunian.

Menurut Ketua BPD Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Provinsi Kalsel, Dodot Wahyudin, melalui aplikasi berbasis online, praktek ini secara langsung ikut bersaing dengan industri hotel yang sudah ada.

Namun pihaknya menyayangkan, berbeda dengan pengusaha hotel maupun home stay berizin resmi, pelaku usaha rental kamar khususnya di rumah pribadi belum diperlakukan sama khususnya dari segi perpajakan.

Baca: Jadwal Lengkap Pendaftaran CPNS 2018, BKN Umumkan Mekanisme CPNS 11 Juli Nanti

Baca: Jadwal Siaran Langsung (Live) Indosiar Timnas U-19 Indonesia vs Filipina Piala AFF U-19 2018

Hal ini menurutnya perberat beban pengusaha hotel dan home stay resmi karena miliki kewajiban beban pajak hingga operasional yang besar bersaing dengan usaha rental kamar online yang tidak miliki beban biaya sebesar hotel.

"Kamar-kamar di rumah pribadi ini kan banyak yang belum ikuti perizinan dan membayar pajak, jadi banyak yang bisa tawarkan harga tarif jauh lebih murah," kata Dodot.

Hal ini menurutnya menjadi pekerjaan rumah bersama baik pemerintah daerah juga bersama PHRI untuk menata industri perhotelan di Banua. (Banjarmasinpost.co.id/Achmad Maudhody)

Penulis: Achmad Maudhody
Editor: Ernawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help