Kabar ULM

ULM Buka Kerjasama dengan Perusahaan Jepang Garap Wood Pellet

Tujuan Tomoyoshi Morita dan Tsuyoshi Gomi bertemu Rektor ULM, Prof Sutarto Hadi untuk mengajak ULM bekerjasama dalam pengembangan energi terbarukan.

ULM Buka Kerjasama dengan Perusahaan Jepang Garap Wood Pellet
Humas ULM
Pertemuan antara Pimpinan ULM dengan dengan Tomoyoshi Morita dan Tsuyoshi Gomi dari TKM Development Inc Tokyo, Rabu (4/7/2018). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Universitas Lambung Mangkurat (ULM) kedatangan tamu dari Jepang, Tomoyoshi Morita dan Tsuyoshi Gomi dari TKM Development Inc Tokyo, Rabu (4/7/2018).

Rilis diterima Banjarmasinpost.co.id Kamis (5/7/2018) dari Humas ULM, perusahaan tersebut bergerak di bidang pengembangan real estate dan energi terbarukan.

Tujuan dari Tomoyoshi Morita dan Tsuyoshi Gomi bertemu Rektor ULM, Prof Sutarto Hadi adalah untuk mengajak ULM bekerjasama dalam pengembangan energi terbarukan.

Baca: Jadwal Lengkap Pendaftaran CPNS 2018, BKN Umumkan Mekanisme CPNS 11 Juli Nanti

Menjadi fokus pengembangan energi terbarukan kali ini adalah energi biomasa, yaitu energi yang bersumber dari tumbuhan.

Melihat potensi dari Kalimantan Selatan, mereka ingin mengembangkan wood pellet untuk menggantikan energi yang berasal dari fosil persediaannya akan terus menipis dari tahun ke tahun.

ULM menyambut baik ajakan kerja sama itu dalam rangka mengatasi keterbatasan energi yang sangat bergantung kepada energi fosil.

Wakil Rektor IV Prof H Yudi Firmanul Arifin menyampaikan telah meberikan alternatif jenis tanaman yang akan dikembangkan.

Baca: Hari Ini Lowongan Kerja PT Taspen Dibuka, Simak Persyaratannya

Terutama jenis tumbuhan yang cepat tumbuh berdasarkan penelitian yang pernah dilakukan oleh Pusat Unggulan Iptek PHLB ULM yaitu jenis tanaman yang potensial untuk dikembangkan di lahan marginal.

Prof Yudi juga menjelaskan bahwa pilot project dari implementasi kerjasama ini akan berlokasi di Desa Bentok, Tanah Laut.

Lokasi itu dipilih karena akses transportasi dan jaringan komunikasi sudah bagus. Selain itu menurutnya lokasi tidak terlalu jauh dari pelabuhan.

Prof Yudi juga menyatakan, ada perjanjian kerja sama untuk kedua belah pihak.

Lantas, perjanjian itu akan segera disiapkan agar kerja sama antara dua instansi ini bisa sesegera mungkin diimplementasikan. (Banjarmasinpost.co.id/ Isti Rohayanti)

Penulis: Isti Rohayanti
Editor: Royan Naimi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved