Berita Hulu Sungai Selatan

Antisipasi Karhutla, TNI dan Polri Rajin Melakukan Ini

Antisipasi bahaya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terus rutin dilaksanakan di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS)

Antisipasi Karhutla, TNI dan Polri Rajin Melakukan Ini
istimewa
Suasana patroli karhutla di Wilayah Kecamatan Simpur 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN - Antisipasi bahaya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terus rutin dilaksanakan di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), meski masih sering turun hujan.

Seperti yang dilaksanakan di wilayah Kecamatan Kalumpang dan Simpur.
Kegiatan patroli karhutla melibatkan Anggota TNI dan POLRI, yakni dari Koramil 1003/ 06 Simpur, Polsek Simpur, Pemerintah Kecamatan Simpur, para kepala desa setempat, Kelompok Tani Peduli Api (KTPA), tokoh masyarakat hingga tim dari PT Surya Langgeng Sejahtera (SLS).

Giat patroli karhutla yang digawangi oleh PT SLS ini melaksanakan kegiatan rutin dalam mengantisipasi bahaya Karhutla dengan patroli dan sosialisasi bahaya Karhutla di wilayah Hak Guna Usaha (HGU) perusahaan perkebunan sawit.

Baca: Istri Pelantun Isabella, Amy Search Keguguran, Begini Ungkapan Dukanya

Kegiatan patroli ke wilayah HGU PT SLS dengan menggunakan transportasi air sebanyak empat buah kelotok dengan membawa personel sekitar 30 orang.

Upaya penanggulangan karhutla PT SLS juga telah menyiapkan peralatan yang standar sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP).

Baca: Lowongan Kerja di BUMN! Setelah PT Taspen, Kini Freeport dan PT Perkebunan Nusantara, Ini Syaratnya

Perusahaan ini menyiapkan Mobil Pemadam Kebakaran (Damkar), pompa jinjing, pompa apung, peralatan pemadam dari yang tradisional hingga yang modern, personel TKTD dan relawan Kelompok Tani Peduli Api (KTPA) yang terlatih dalam kegiatan antisipasi dan penanggulangan bahaya karhutla.

Administratur PT SLS Sugito mengatakan patroli dan sosialisasi pencegahan Karhutla tersebut berlokasi di wilayah Kecamatan Simpur yaitu Desa Panjampang Bahagia, Pantai Ulin, Amparaya dan Garunggang.

Baca: Wah Randy Pangalila Sukses Lamar Kekasih Bulenya di Kanada, She Said Yes

"Kegiatan ini melibatkan TNI dan POLRI, yakni dari Koramil 1003/ 06 Simpur, Polsek Simpur, Pemerintah Kecamatan Simpur, para kepala desa setempat, Kelompok Tani Peduli Api (KTPA), tokoh masyarakat, security PT. SLS dan pihak terlibat lainnya," katanya, Jumat, (6/7).

Patroli dan sosialisasi ini dilakukan melibatkan pihak terkait dan stakeholder lainnya dimaksudkan sebagai sinergitas yang telah terjalin secara harmonis, dalam upaya mencegah terjadinya karhutla.

Baca: Syahrini Sindir Lagi Syantik Siti Badriah, Inul: Rezeki Tuhan yang Atur

Community Development Officer (CDO) PT SLS Dhimas Angraetna menegaskan meskipun intensitas curah hujan beberapa hari terakhir ini cukup tinggi, dan wilayah Simpur dan Kalumpang lebih sering diguyur hujan, tidak mengurangi kesiapsiagaan pihaknya untuk melakukan pencegahan bahaya Karhutla.

"Melalui kegiatan ini, antisipasi karhutla terus terpantau dan juga untuk memupuk kebersamaan dan kekompakan semua elemen dalam mengatasi bahaya karhutla," tegasnya.

Kegiatan patroli dikatakannya dilakukan pada Kamis, (5/7) dari pukul 14.00 WITA hingga 17.00 WITA untuk wilayah Kecamatan Simpur.
Sebelumnya juga sudah dilakukan giat serupa di wilayah Kecamatan Kalumpang.

Pihaknya menekankan sebagai wujud keseriusan PT SLS dalam memerangi bahaya kebakaran.

Sehingga kegiatan rutin patroli dan sosialisasi bahaya karhutla terus dilakukan.

"Bagi kami haram hukumnya terjadi kebakaran lahan di wilayah HGU PT SLS. Sehingga antisipasi harus terus dilakukan," tambahnya.

Penulis: Aprianto
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved