Berita Tanahlaut

Jaringan Internet Bermasalah, Web Desa Sungaipinang Terpaksa Offline

Menurut Zaki Yamani, saat ini website desa Sungaipinang itu belum aktif masih dalam ujicoba dan mengisi konten dalam pemplet

Jaringan Internet Bermasalah, Web Desa Sungaipinang Terpaksa Offline
mukhtar wahid
Sistem pelaporan keuangan desa menggunakan aplikasi BPKP Kalsel di Pemerintah Desa se Tanahlaut masih offline. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Pemerintahan Desa yang mengajukan permohonan pembangunan website desa di Kabupaten Tanahlaut sesuai catatan Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Tanahlaut hanya Pemerintahan Desa Sungaipinang, Kecamatan Tambangulang.

Itu dikatakan, Kepala Bidang Penyelenggaraan E Government pada Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Tanahlaut, Zaki Yamani dikonfirmasi reporter Banjarmasinpost.co.id, Jumat (6/7/2018).

Menurut Zaki Yamani, saat ini website desa Sungaipinang itu belum aktif masih dalam ujicoba dan mengisi konten dalam pemplet yang dibuatkan teknisi di Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Tanahlaut.

Baca: Live Trans TV! Live Streaming Uruguay vs Prancis Piala Dunia 2018 Bisa Ditonton dengan Cara Ini

"Desa lainnya belum mengajukan permohonan. Untuk mendapatkan desa.co.id itu harus melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika. Permohonan itu dapat melalui instansi kami," katanya.

Diakui Ahmad Zaki, Sudah ada perjanjian kerjasama antara Pemerintah Kabupaten Tanahlaut dengan Pemerintah Kota Bandung terkait web desa tersebut.

Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Tanahlaut saat ini hanya sebatas membantu jika ada permohonan tertulis seperti Pemerintahan Desa Sungaipinang.

Baca: Head to Head & Prediksi Skor Uruguay vs Prancis Perempat Final Piala Dunia 2018 Live TransTV

"Kami saat ini hanya fokus mengamankan dan memelihara website Pemerintahan Kabupaten Tanahlaut. Untuk Pemerintahan Desa sebenarnya domain Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Tanahlaut yang melakukan pembinaan. Dinas kami siap membantu teknis dan jaringan," katanya.

Sekretaris Desa Sungaipinang, Ahmad Fajri mengaku website desa itu sudah memiliki izin resmi dari Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Tanahlaut.

Saat ini belum online karena terkendala jaringan internet sehingga belum dapat diluncurkan sebagai kebanggaan tersendiri.

"Pendanaan membangun website desa itu secara patungan. Kami belum mengalokasikan melalui dana desa sebelum website itu diluncurkan kepada masyarakat," katanya.

Camat Tambangulang, Ferhad membenarkan dua desa yang dijadikan proyek percontohan web desa yang diinisiasinya, yaitu Desa Sungaipinang dan Desa Martadah Baru.

"Desa Sungaipinang itu website masih offline. Tidak online karena terkendala jaringan internet," katanya. (Banjarmasinpost.co.id/ Mukhtar Wahid)

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved