Seputar Kalteng

Kapolres Seruyan Langsung Bentuk Tim, Dideadline Kapolda 2 Minggu Ungkap Pembantaian Orangutan

Jajaran Kepolisian Polda Kalteng dan Polres Jajaran serius dalam menindaklanjuti kasus pembantaian orangutan

Kapolres Seruyan Langsung Bentuk Tim, Dideadline Kapolda 2 Minggu Ungkap Pembantaian Orangutan
Tribun Kalteng/Fathurahman
Kapolda Kalteng, Brigjen Pol Anang Revandoko 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Jajaran Kepolisian Polda Kalteng dan Polres Jajaran serius dalam menindaklanjuti kasus pembantaian orangutan yang terjadi di Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah.

Ini setelah ditemukan sesosok bangkai orangutan yang dibuang di sungai kecil atau anak sungai di kawasan PBS Sawit di Seruyan.

Warga Kalteng dihebohkan kembali terkait pembantaian orangutan, meski sebelumnya juga sempat terjadi di DAS Barito, kali ini bangkai orangutan ditemukan di kawasan perkebunan besar swasta PT Wana Sawit Subur Lestari (WSSL) II, oleh Tim Rescue BKSDA Kalteng, BPPHLHK Wilayah Kalimantan, Balai Taman Nasional Tanjung Puting, dan Orangutan Foundation International (OFI).

Hasil pemeriksaan, bangkai orangutan dewasa yang ditemukan jadi bangkai tersebut terlihat adanya penganiayaan dengan adanya peluru senapan angin dan bekas sabetan senjata tajam dibeberapa bagian tubuh binatang yang dilindungi dan menjadi icon Provinsi Kalteng tersebut.

Baca: Live Trans TV! Live Streaming Uruguay vs Prancis Piala Dunia 2018 Bisa Ditonton dengan Cara Ini

Kabid Humas Polda Kalteng, AKBP Hendra Rochmawan, mengungkapkan, Kapolda Kalteng Brigjend Pol Anang Revandoko memberikan deadline kepada Kasat Serse Seruyan selama dua minggu semenjak hari ini untuk bisa berhasil menangkap pelaku pembunuhan orangutan.

Pembantaian orangutan tesrsebut diduga terkait pembukaan lahan yang tidak ramah lingkungan hingga membinasakan hewan yg dilindungi dan sangat tidak manusiawi sehingga perlu diberikan hukuman yang berat terhadap pelakunya.

"Kapolda menegaskan dalam waktu dua minggu kasus ini harus tuntas dan pelakunya harus tetangkap,"ujarnya.

Sementara itu, Kapores Seruyan AKBP Ramon Zamora Ginting, dikonfirmasi Jumat (6/7/2018) mengungkapkan, pihaknya sudah membentuk tim dan melakukan olah TKP serta pemeriksaan saksi pihak terkait, untuk mengungkap dugaan pembantaian orangutan yang bangkainya di temukan PBS Sawit Wana Sawit Subur Lestari II di Desa Tanjung Hanau, Kecamatan Hanau Kabupaten Seruyan.

Baca: Cuplikan Gol Mitra Kukar vs Barito Putera : Come Back Laskar Antasari dan Quatrick Samsul Arif

Upaya pengungkapan kasus tersebut juga dibantu oleh penyidik dari Ditreskrimsus Polda Kalteng yang turun ke lokasi dalam mengungkap kasus pembantaian orangutan tersebut.

"Saat ini kami masih bekerja untuk mengungkap kasus ini, dan melakukan pendalaman dengan memintai keterangan sejumlah saksi,serta melakukan koordinasi dengan beberapa pihak terkait," ujar Kapolres Seruyan. (banjarmaainpost.co.id/faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Murhan
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help