Berita Banjarbaru

Akper Praktik Sea Survival di Danau Seran, Mujiono Langsung Jadi Instruktur

Sebelumnya, pelatihan dilakukan di Aula Kantor Pencarian Dan Pertolongan Banjarmasin, Jalan A Yani kilometer 28,200, Kota Banjarbaru.

Akper Praktik Sea Survival di Danau Seran, Mujiono Langsung Jadi Instruktur
nia kurniawan
Hari terakhir berlangsung lebih seru. Kepala Kantor Pencarian Dan Pertolongan Banjarmasin Mujiono langsung jadi instruktur pelatihan SAR Tingkat Dasar Akedemi Keperawatan Pandan Harum di Danau Seran, Sabtu (7/7). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Hari terakhir berlangsung lebih seru. Kepala Kantor Pencarian Dan Pertolongan Banjarmasin Mujiono langsung jadi instruktur pelatihan SAR Tingkat Dasar Akedemi Keperawatan Pandan Harum di Danau Seran, Sabtu (7/7).

Sebelumnya, pelatihan dilakukan di Aula Kantor Pencarian Dan Pertolongan Banjarmasin, Jalan A Yani kilometer 28,200, Kota Banjarbaru.

Pada kesempatan ini Mujiono juga memberikan materi mengenai Sea survival. Menghadapi musibah yang terjadi di Kapal, yaitu teknik bertahan hidup nyawa dalam keadaan terancam di air.

Pada kegiatan pelatihan diikuti 40 mahasiswa terdiri dari 15 laki-laki dan 25 wanita Orang Wanita. Pelatihan sejak 2 Juli tadi. Lima hari peserta mendapat materi di kelas. Dan puncaknya, satu hari hari praktik lapangan di Danau Seran.

Mujiono berharap melalui kegiatan ini semoga para mahasiswa dapat menjadi petugas kemanusiaan yang profesional. Sungguh beruntung para mahasiswa karena mendapat banyak pengetahuan, Seperti MFR (Medical First Responder) yang meliputi pengenalan dasar, penilaian korban, bantuan hidup dasar serta Resusitasi Jantung Paru, Vehicle Accident Rescuepa (VAR), Kesehatan Dan Keselamatan kerja (K3) Safety Awareness kesadaran keselamatan untuk diri sendiri, dan sea survival pedoman keselamatan di air (Emergency Response Proceadure).

Survival adalah Kemampuan seseorang untuk dapat hidup saat jiwa anda terancam oleh suatu kecelakaan atau bahaya. Prioritas dalam pembelajaran yang dibawakan Mujiono ini adalah survival untuk pengetahuan akan bahaya utama bagi orang-orang yang berjuang di air dan teknik-teknik penyelamatan.

Ketua Yayasan Akademi Keperawatan Pandan Harum Muhammad Yusuf mengatakan para peserta terlihat antusias dalam mengikuti setiap materi yang diberikan.

(banjarmasinpost.co.id/niakurniawan)

Penulis: Nia Kurniawan
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help