Berita Tapin

Jembatan di Bungur Ambruk, Warga Bangun Jembatan Darurat dari Bambu

Warga Desa Sabah dan Sidodadi Kecamatan Bungur Kabupaten Tapin, Kalsel membangun jembatan darurat yang bahannya bambu dan batang pohon.

Jembatan di Bungur Ambruk, Warga Bangun Jembatan Darurat dari Bambu
banjarmasinpost.co.id/ibrahim ashabirin
jembatan darurat 

BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - Warga Desa Sabah dan Sidodadi Kecamatan Bungur Kabupaten Tapin, Kalsel membangun jembatan darurat yang bahannya bambu dan batang pohon.

Pantauan BPost online di lapangan, Sabtu (7/7/2018) pagi, jembatan darurat itu sudah hampir selesai, diperkirakan sudah 70 persen, tinggal ke dua sisi turunan yang belum, pagar belum selesai dan lantai yang belum dilapis.

Panjang jembatan itu sekitar 10 meter dan lebar 1,3 meter.

Ketinggian jembatan dengan sungai sekitar 4 meter.

Baca: Perilaku Penggila Bola Jadikan Piala Dunia Ajang Taruhan, Wow Pakai Sistem Kirim Rekening!

Baca: Perilaku Penggila Bola Jadikan Piala Dunia Ajang Taruhan, Nilainya Puluhan Ribu Hingga Jutaan Rupiah

Baca: Ayu Ting Ting Pamer Follower 25 Juta, Hater Bilang Follower Gaib dan Membandingkannya dengan ini

Lokasi jembatan darurat berbahan bambu itu hanya berjarak sekitar 30 meter dari jembatan utama yang sudah lama ambruk akibat banjir.

Jembatan utama yang sudah lama ambruk itu dibangunkan jembatan darurat berbahan batang kelapa, tetapi hanya berumur beberapa bulan, juga ambruk.

Akhirnya muspika Bungur memutuskan jembatan tersebut ditutup.

Karena pentingnya akses jalan di lokasi itu, mulai Jumat kemarin, warga bergotong royong membangun jembatan darurat yang jaraknya tak jauh dari jembatan utama yang ambruk.

Menurut warga setempat, Khair, pembangunan jembatan darurat itu mulai Jumat sore kemarin dan akan dilanjutkan pada Sabtu ini, kemungkinan Minggu atau Senin sudah bisa dilintasi sepeda motor.

Penulis: Ibrahim Ashabirin
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved