Sosialisasi Bahaya Pornografi

Kasi Pidum Kejari Balangan Ingatkan Bahaya Pornografi, Ini Tanggapan Siswa SMPN 1 Lampihong

Kasi Pidum Kejari Balangan Ingatkan Siswa SMPN 1 Lampihong Bahaya Pornografi dan Porno Aksi, Ini Tanggapan Siswa

Kasi Pidum Kejari Balangan Ingatkan Bahaya Pornografi, Ini Tanggapan Siswa SMPN 1 Lampihong
istimewa
Kasi Pidana Umum Kejaksaan Negeri Balangan, Novitasari, SH saat memaparkan materi bahaya Pornografi dan Porno Aksi di SMPN 1 Lampihong 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PARINGIN - Demi meningkatkan kesadaran siswa dampak negatif porno aksi dan pornografi di kalangan remaja dan siswa, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Balangan, mengadakan sosialisasi Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi dan Porno Aksi di SMPN 1 Lampihong, Sabtu (7/7/2018).

Narasumber sosialisasi berasal dari Kejaksaan Negeri Balangan yakni Novitasari SH, yang merupakan Kasi Pidana Umum Kejaksaan Negeri Balangan.

Novitasari menyampaikan pesan dan agar remaja serta pelajar selalu mawas diri dengan berbagai permasalahan yang menghinggapi di era globalisasi teknologi informasi saat ini.

Baca: Prediksi Skor Inggris vs Swedia Piala Dunia 2018, Anggota DPRD Ini Kepincut Swedia Menang Tipis

"Terutama konten-konten porno yang bisa dengan mudah diakses di media internet dan media sosial. Konten-konten porno tersebut tanpa disadari akan merusak pola pikir dan perilaku para pelajar," ujarnya.

Menurutnya, tak jarang menemukan terjadinya berbagai kasus kesusilaan yang dilakukan oleh para pelajar. Salah satu penyebabnya karena mereka sering mengakses konten-konten porno tersebut.

Lebih lanjut, Novitasari juga menyampaikan penjelasan tentang pornografi dan porno aksi.

Menurutnya, pornografi adalah gambar, sketsa, ilustrasi, foto, tulisan, suara, bunyi, gambar bergerak, animasi, kartun, percakapan, gerak tubuh, atau bentuk pesan lainnya.

Melalui berbagai bentuk media komunikasi dan/atau pertunjukan di muka umum, yang memuat kecabulan atau eksploitasi seksual yang melanggar norma kesusilaan dalam masyarakat.

"Sedangkan porno aksi adalah adalah perbuatan mengeksploitasi seksual, kecabulan dan/atau erotika dimuka umum maupun melalui sarana seperti media cetak dan elektronik," paparnya.

Baca: Hasil Semifinal Indonesia Open 2018 : Menang Derby, Marcus/Kevin ke Final Indonesia Open 2018

Selain itu ia juga menjelaskan mengenai sanksi-sanksi pidana bagi mereka yang terlibat dalam pornografi dan porno aksi.

Hairuddin, selaku Kepala SMPN 1 Lampihong menyambut baik dan mengucapkan terimakasih atas terselenggaranya kegiatan sosialisasi yang dilakukan oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Balangan.

"Kegiatan ini sangat bermanfaat sebagai upaya untuk mencegah dan menangkal terjadinya kasus asusila yang sudah sangat meresahkan, terutama di kalangan pelajar dan remaja sebagai akibat maraknya dari pornografi dan porno aksi saat ini," pungkasnya.

Adapun Hairunisa sebagai salah seorang peserta kegiatan menyatakan, sangat setuju dengan adanya kegiatan ini.

Baca: Live Indosiar! Live Streaming Timnas U-19 Indonesia vs Vietnam Piala AFF U-19 via Streaming Indosiar

Baca: Prediksi Skor Inggris vs Swedia Piala Dunia 2018, Anggota DPRD Ini Kepincut Swedia Menang Tipis

Menurutnya, dengan adanya kegiatan ini diharapkan akan lebih menambah pengetahuan dan pemahaman siswa tentang pornografi dan porno aksi.

"Semoga kami semua bisa menjadi pelajar yang berkarakter dan selalu berusaha menjaga nama baik keluarga, nama baik sekolah dan masyarakat serta terhindar dari dampak negatif pornografi dan porno aksi," harapnya. (banjarmasinpost.co.id/muhammadelhami)

Penulis: Elhami
Editor: Royan Naimi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help