Berita Tanahlaut

Panwascam Diminta Cermati DPS Pileg 2019

Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) se Kabupaten Tanahlaut diminta melakukan pencermatan terhadap Daftar Pemilih Sementara (DPS)

Panwascam Diminta Cermati DPS Pileg 2019
banjarmasinpost.co.id/mukhtar wahid
Marsudi, Ketua Panwaslu Kabupaten Tanahlaut 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) se Kabupaten Tanahlaut diminta melakukan pencermatan terhadap Daftar Pemilih Sementara (DPS) Pemilu Legislatif (Pileg) 2019.

Itu dikatakan Ketua Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Tanahlaut, Marsudi terkait tahapan tanggapan dan masukan masyarakat terhadap DPS Pileg 2019.

Menurut Marsudi, intruksi surat Panwaslu Kabupaten Tanahlaut kepada Ketua Panwascam di 11 Kecamatan itu dikeluarkan pada 5 Juli 2018 lalu.

Itu upaya antisipasi menyikap kasus permasalahan Daftar Pemilih Tetap (DPT) pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Tanahlaut 2018 lalu, agar tidak terulang lagi.

Baca: Wow, Maia Estianty Dapat Jam Tangan Mewah Hublot Rp 457 Juta Cuma Ada 200 Buah di Dunia

"Permasalahan DPT Pilkada serentak di Kabupaten Tanahlaut yang ganda itu menjadi atensi Bawaslu Kalsel dan Bawaslu RI. Kami diminta melakukan pengawasan dan pencermatan DPS Pileg 2019," katanya kepada reporter Banjarmasinpost.co.id, Sabtu (7/7/2018).

Seperti diwartakan sebelumnya, DPT Pilkada 2018 yang ditetapkan KPU Kabupaten Tanahlaut menuai protes dari tim pemenang pasangan calon Pilkada 2018 setelah melakukan penyisiran.

Baca: DJ Katty Butterfly Makan Pakai Doa ini, Bikin Warganet Penasaran dan Salah Fokus

Padahal, sebelumnya KPU Kabupaten Tanahlaut merekrut masyarakat umtuk melakukan pencocokan dan penelitian pemutakhiran data pemilih sebelum menetapkan DPT 227.453 pemilih.

KPU Kabupaten Tanahlaut melaksanakan rapat koordinas mienyikapi temuan tim pemenangan pasangan calon nomor urut 1, Sukamta dan Abdirahman yang dihadiri Panwaslu Kabupaten Tanahlaut.

Baca: Jadwal Penerimaan CPNS 2018, ini Cara Atau Tip Jitu Lulus Tes CPNS 2018

Hasilnya diakui Marsudi temuan DPT ganda dalam Pilkada serentak di Kabupaten Tanahlaut memang benar sesuai laporan jajaran Panwascam di 11 Kecamatan.

"Rekomendasi Panwaslu Kabupaten Tanahlaut saat itu meminta KPU Kabupaten Tanahlaut agar melaksanakan intruksi KPU Kalsel melaksanakan perbaikan DPT dan menarik formulir C6 atau surat undangan bagi pemilih yang namanya ganda, meninggal dunia dan pindah alamat tinggal," kata Marsudi.

(Banjarmasinpost.co.id/ Mukhtar Wahid)

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help