Berita Tanahlaut

Syahmani Ngaku Warganya Terkendala Bayar Iuran BPJS Ketenagakerjaan Secara Online

Syahmani, Kepala Desa Pandansari mengatakan pihaknya terbuka dengan program nasional itu karena banyak manfaatnya

Syahmani Ngaku Warganya Terkendala Bayar Iuran BPJS Ketenagakerjaan Secara Online
mukhtar wahid
Syahmani, Kepala Desa Pandansari, Kecamatan Kintap 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Desa Pandansari, Kecamatan Kintap, merupakan desa sadar BPJS di Kabupaten Tanahlaut. Sistem jaminan sosial nasional yang dikelola oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS)

Syahmani, Kepala Desa Pandansari mengatakan pihaknya terbuka dengan program nasional itu karena banyak manfaatnya bagi kelompok masyarakat petani karet dan sawit.

Saat ini, sebagian besar masyarakat di Desa Pandansari Kecamatan Kintap, ungkap Syahmani menjadi peserta anggota BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan.

Baca: Tonton di Hp Kamu Live Streaming Inggris vs Swedia di Piala Dunia 2018 Live Trans TV & Trans7

"Ada sekitar ratusan petani karet yang ikut peserta BPJS Kesehatan sekaligus BPJS Ketenagakerjaan. Cuma menunggak karena sulit membayar secara online," katanya.

Menurut Syahmani, program jaminan sosial BPJS Ketenagakerjaan ini, seluruh aparat pemerintahan desa menjadi peserta dari kepala desa hingga kepala dusun.

Baca: Wow! Aksi Harry Kane Live di Trans TV & Trans7, Live Streaming Swedia vs Inggris Piala Dunia 2018

"Sebanyak 10 orang,, aparatur desa sudah peserta BPJS Kesehatan sekaligus BPJS Ketenagakerjaan," katanya kepada Banjarmasinpost.co.id, Sabtu (7/7/2018).

Namun, Syahmani mengaku terkendala dalam pembayaran iuran bulanan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan yang tidak dapat dibayarkan secara online.

"Kalau BPJS Kesehatan kelas I hingga kelas III dapat dibayar secara online melalui ATM atau gerai BPJS di minimarket. Iuran BPJS Ketenagakerjaan selalu menolak," katanya.

Syahmani menduga sekitar jutaan rupiah tunggakan iuran program jaminan sosial BPJS Ketenagakerjaan di wilayah desanya.

Itu akibat warga petani karet di desanya tidak dapat membayar iuran bulanan secara online. Kasus itu juga dialami aparatur Desa Pandansari.

Halaman
12
Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved