Fenomena Pengobatan Ruqyah

Fenomena Pengobatan Ruqyah, Kata Ruhansyah Nonmuslim Pun Bisa Diruqyah Tanpa Syarat!

Berangkat dari penggunaan ayat-ayat suci Al Qur'an serta doa Nabi Muhammad SAW, metode ruqyah bisa menyentuh seluruh masyarakat

Fenomena Pengobatan Ruqyah, Kata Ruhansyah Nonmuslim Pun Bisa Diruqyah Tanpa Syarat!
Istimewa
Ruqyah

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Berangkat dari penggunaan ayat-ayat suci Al Qur'an serta doa Nabi Muhammad SAW, metode ruqyah bisa menyentuh seluruh masyarakat yang mengharapkan kesembuhan.

Bahkan jika ruqyah biasanya hanya dianggap untuk pasien yang beragama islam saja, ternyata tidak. Melainkan pasien non muslim pun juga bisa mendapatkannya.

" Tidak ada syarat. Bahkan pasien non muslim pun bisa diruqyah," kata Praktisi sekaligus dosen Psikologi Islam (ruqyah) di UIN Antasari Banjarmasin, Ruhansyah,S.Th.I, S.Pd.I, M.Pd.I tersebut.

Lebih lanjut, ia juga mengatakan sebelum diruqyah pasien biasanya lebih dulu menjalankan tayangan konseling atau mencari informasi tentang dirinya.

Kemudian pasien diterapi sampai akhirnya closing yaitu pembekalan buat pasien agar tidak lagi terkena gangguan.

" Untuk biaya punya sebetulnya hanya bentuk infak atau sukarela. Tidak ada tarif khusus yang dikenakan," kata pria yang beralamat di Komplek Herlina Perkasa Blok B Nomor 2 Alalak Utara tersebut.

Disinggung apakah ruqyah massal sama dengan ruqyah satu orang, Ruhansyah menegaskan beda terutama dalam manfaat yang diperoleh.

Pasalnya ruqyah massal hanya bersifat identifikasi saja, sedangkan satu orang, selain identifikasi juga fokus pada penyembuhan.

" Iya betul, karena kebanyakan pasiennya yang diruqyah. Reaksinya macam macam, ada yang kerasukan teriak-teriak,, ada yang mengeluarkan jurus biasanya silat ghaib, ada muntah muntah, menangis serta merasa pusing atau tubuhnya seperti melayang layang. Biasanya kalau ada tedeteksi gangguan, mereka harus terapi lanjutan, " jelasnya. (BANJARMASINPOST.CO.ID /A RIZKI ABDUL GANI)

Penulis: Ahmad Rizky Abdul Gani
Editor: Ernawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved