Berita Hulu Sungai Selatan

Kasus Dugaan Kampanye Hitam di Pilkada HSS Belum Bisa Diproses

Kasus dugaan kampanye hitam yang sempat terjadi pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2018 di Kabupaten Hulu Sungai Selatan

Kasus Dugaan Kampanye Hitam di Pilkada HSS Belum Bisa Diproses
Banjarmasinpost.co.id/Aprianto
Suasana saat Panwaslu melakukan penertiban baleho Paslon beberapa waktu lalu. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN - Kasus dugaan kampanye hitam yang sempat terjadi pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2018 di Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) masih belum bisa diproses oleh panwaslu HSS.

Ketua Panwaslu HSS Syaiful Rahman mengatakan bahwa pihaknya masih belum bisa memproses kasus dugaan kampanye hitam karena terlapor atau terduganya tidak ada.

"Laporanya sudah kita tindak lanjuti, namun untuk terlapor atau terduganya tidak kita temukan, sehingga sejauh ini masih belum bisa diproses," katanya akhir pekan tadi.

Lebih lanjut dikatakannya bahwa sejauh ini, pelaksanaan Pilkada HSS tidak ada ditemukan indikasi kecurangan dari kedua Paslon yang mengikuti pilkada HSS.

Baca: Hasil Final Indonesia Open 2018 - Tontowi/Liliyana Juara Indonesia Open 2018, Akhiri Kutukan Ini

Meski sempat ada isu money politik dan isu serangan fajar, namun dikatakannya pihaknya tidak menemukan bukti secara langsung di lapangan.

"Sebelum pelaksanaan pencoblosan Pilkada HSS, kita melakukan patroli bersama dengan satpol PP dan tim lainnya untuk memantau situasi perkembangan di lapangan," bebernya.

Berdasarkan patroli langsung di lapangan itu, pihaknya tidak ada menemukan indikasi atau praktik money politik yang terjadi di lapangan.

Sekadar diketahui, satu hari menjelang pelaksanaan Pilkada 2018 di Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), banyak selebaran kampanye hitam yang disebar oleh orang yang tidak bertanggung jawab, Selasa, (26/6/2018).

Ederan kampanye hitam yang diduga mencapai ratusan lembar hingga ribuan lembar itu disebar di pinggir jalan dan halaman rumah warga dari wilayah Kecamatan Kandangan hingga ke wilayah Negara yang meliputi tiga kecamatan, Daha Selatan, Daha Utara dan Daha Barat.

Baca: Jadwal Piala AFF U-19 2018 - Timnas U-19 Indonesia vs Thailand Live Indosiar, Demi Juara Grup A!

Kertas edaran yang disebar dengan cara digulung dan dilemparkan ke jalan dan halaman itu menyudutkan salah satu pasangan calon yang mengikuti pilkada HSS 2018.

Sementara itu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) HSS sudah menetapkan hasil Pilkada HSS bahwa Paslon nomor urut dua H Achmad Fikry-Syamsuri Arsyad menjadi pemenangnya.

Hasil ini sesuai dengan rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil perhitungan suara dan penetapan hasil pemilihan Bupati dan Wakil Bupati HSS 2018 oleh KPU HSS, Kamis, (5/7/2018) di pendopo Kabupaten HSS.

KPU HSS menetapkan hasil Pilkada HSS yakni untuk Paslon nomor urut satu HM Najamuddin-HM Ridha meraih 34,53 persen suara dengan jumlah suara 41.292 suara.

Untuk paslon nomor urut dua meraih suara 65,47 persen dengan jumlah juara sah 78.281 suara. Untuk suara tidak sah pada Pilkada HSS ada sebanyak 5.039. Suara sah 119.537 dari total pengguna hak pilih 124.607.

Penulis: Aprianto
Editor: Murhan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help