Fenomena Pengobatan Ruqyah

Praktisi Ruqyah Ini Ungkap Permah Dikirimi Santet, Ini yang Terjadi Kemudian

Bergelut selama tujuh tahun sebagai praktisi ruqyah, ternyata banyak pengalaman yang telah dikantongi Ruhansyah.

Praktisi Ruqyah Ini Ungkap Permah Dikirimi Santet, Ini yang Terjadi Kemudian
Ruhansyah saat tangani pasien mantan pesilat Ghaib.

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Bergelut selama tujuh tahun sebagai praktisi ruqyah, ternyata banyak pengalaman yang telah dikantongi Ruhansyah.

Lantas alasan apa yang mendorong pria berusia 32 tahun tersebut sehingga bersedia menjadi praktisi ruqyah?

Warga Komplek Herlina Perkasa Blok B Nomor 2 Alalak Utara tersebut mengaku karena ia yakin ruqyah merupakan pengobatan Nabi yang harus di kembangkan.

" Dan dulu, saya kebetulan juga pernah berobat. Alhamdulillah sembuh," katanya.

Ruhansyah menceritakan sebelum menjadi praktisi ruqyah ia sebetulnya memiliki pengalaman kelam.

Bahkan selain menganut ilmu kebal, ia juga pernah merasakan kerasukan jin pada silat ghaib yang ditekuninya.

" Seiring itu pula, pas saya memutuskan ruqyah dan mencek apakah masih ada jin di dalam tubuh saya. Alhamdulillah saya pun kembali ke Jalan Allah. Saya memutuskan bergabung di klinik Al Wahida saat berusia 25 tahun,"jelasnya.

Masih Ruhansyah, berbicara tentang suka duka, tentu Ruhansyah pun pernah mengalaminya. Terutama dalam menghadapi pasien dengan berbagai kasusnya.

" Sukanya, merasa ada kepuasan batin karena membantu kesusahan orang dan sangat gembira apabila pasien terlepas dari kesusahannya," ungkap Ruhansyah.

Namun dukanya, menurut pria yang juga mengajar sebagai dosen psikologi Islam UIN Antasari Banjarmasin tersebut, tak jarang mendapatkan serangan oleh pasien.

Sehingga tidak hanya mempertaruhkan waktu dan tenaga, melainkan juga bahkan nyawa sekalipun.

" Dukanya banyak. Selain diserang pasien yang kerasukan jin, sampai baju sobek dan tali jam saya pun putus. Saya juga tak jarang harus berhadapan dengan jin kiriman atau santet. Tapi Alhamdulillah yang paling penting keyakinan dan tawakal kepada Allah," ungkapnya. (BANJARMASINPOST.CO.ID /A RIZKI ABDUL GANI)

--

Penulis: Ahmad Rizky Abdul Gani
Editor: Ernawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help