Berita Jakarta

Waduh, Paracetamol Mengandung Virus Machupo, BPOM Sebut HOAX!

Hal ini disampaikannya setelah isu lama tersebut kembali beredar di media sosial yang membawa keresahan di tengah masyarakat.

Waduh, Paracetamol Mengandung Virus Machupo, BPOM Sebut HOAX!
warta kota
Kepala Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (POM) DKI Jakarta, Dewi Prawitasari. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Kepala Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (POM) DKI Jakarta, Dewi Prawitasari menegaskan isu Parasetamol P-500 mengandung virus Machupo adalah Hoax.

Hal ini disampaikannya setelah isu lama tersebut kembali beredar di media sosial yang membawa keresahan di tengah masyarakat.

"Tidak benar itu. Itu isu lama. Hoax yang dimunculkan kembali oleh oknum yang tidak bertanggungjawab," ujar Dewi Prawitasari kepada Warta Kota, Sabtu (7/7/2018).

Menurutnya sampai saat ini Balai Besar POM tidak pernah menerima laporan kredibel pendukung klaim Paracetamol P-500 mengandung virus Machupo.

Virus Machupo sendiri merupakan virus yang penyebarannya terjadi melalui udara makanan atau kontak langsung. Virus Machupo dapat bersumber dari air liur urine atau feses hewan pengerat yang terinfeksi dan menjadi pembawa virus tersebut.

Sebelumnya, isu Parasetamol P-500 mengandung virus Machupo yang mematikan kembali mencuat ke permukaan melalui aplikasi pesan singkat WhatsApp.

"Peringatan Urgent! Hati-hati untuk tidak menggunakan Parasetamol yang datang ditulis P-500. Ini adalah Parasetamol baru, sangat putih dan mengkilap. Menurut dokter terbukti mengandung Machupo virus, dianggap salah satu virus yang paling berbahaya di dunia dan dengan tingkat kematian yang tinggi. Silakan berbagi pesan ini untuk semua orang dan keluarga dan menyelamatkan hidup dari mereka." Demikian bunyi isu yang beredar.

Editor: Didik Trio
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help