Berita Tanahlaut

Lahannya Tak Diganti Rugi, Mantan Kepala Desa Mekar Sari Ancam Unjukrasa

H Soetomo, mantan Kepala Desa Mekarsari, Kecamatan Kintap, Kabupaten Tanahlaut mengancam akan melaksanakan aksi unjukrasa

Lahannya Tak Diganti Rugi, Mantan Kepala Desa Mekar Sari Ancam Unjukrasa
Banjarmasinpost.co.id/ Mukhtar Wahid

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - H Soetomo, mantan Kepala Desa Mekarsari, Kecamatan Kintap, Kabupaten Tanahlaut mencari keadilan.

Ia mengancam akan melaksanakan aksi unjukrasa di lahan miliknya yang dikuasai aktivitas pertambangan batu bara, di Desa Mekarsari, Selasa (10/7/2018).

Soetomo mengaku aksi unjukrasa itu bakal diikuti sekitar 20 orang warganya. Tujuannya menyampaikan pendapat dimuka umum itu hanya menuntut hak atas lahan milik mereka.

Saat ini lahan itu dikerjakan aktivitas pertambangan batu bara yang belum diganti rugi pihak perusahaan pertambangan batu bara tersebut.

"Saya sudah melakukan pertemuan dengan perwakilan perusahaan pertambangan batu bara di wilayah Kintap. Hingga kini tidak diganti rugi juga lahan kami. Terpaksa saya unjukrasa agar tidak dilecehkan," katanya.

Tak hanya itu, Soetomo berencana melakukan gugatan perdata terhadap lahan yang tidak diganti rugi dengan mendatangi kantor Pos Bantuan Hukum Pengadilan Negeri Pelaihari.

Baca: Link Live Streaming Timnas U-19 Indonesia vs Thailand Piala AFF U-19 2018 via Streaming Indosiar

"Saya datang berkonsultasi dengan advokat terkait permasalahan laham saya ini. Lahan saya ini memiliki sertifikat hak milik sebagai warga transmigrasi. Kemudian muncul sertifikat HGU, bagaimana ini," katanya.

Soetomo, berdomisili di Desa Mekarsari sekitar 1981. Tiga tahun kemudian mendapatkan lahan transmigrasi dihingga menerima sertifikat hak milik pada 1991 silam.

Tahun 2017 dirinya mengetahui lahannya sudah rusak digusur aktivitas pertambangan batu bara hingga kini perjuangan menuntut hak ganti rugi itu tak kunjung cair.

"Saya pernah ditemui dengan ganti rugi lahan harga Rp 40 ribu per meter. Saya menolak," katanya.

(Banjarmasinpost.co.id/ Mukhtar Wahid)

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Restudia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved