Berita Kotabaru

Pelayanan Cetak e-KTP Belum Optimal, Disdukcapil Targetkan Hal Ini

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Kadisdukcapil) Kotabaru Ahmad Fitriadi menyatakan, saat ini pihaknya

Pelayanan Cetak e-KTP Belum Optimal, Disdukcapil Targetkan Hal Ini
Banjarmasinpost.co.id/Hanani
E KTP 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Kadisdukcapil) Kotabaru Ahmad Fitriadi menyatakan, saat ini pihaknya sudah selesai melakukan pencetakan 2.000 e-KTP atau KTP elektronik.

Menurut Fitriadi 2.000 KTP elektronik sebagian dari pemohon sebelumnya sudah melakukan perekaman, sudah selesai dicetak segera didistribusikan ke masing-masing pemohon melalaui kepala desa tersebar di seluruh kecamatan.

Ditambahkan Fitriadi, saat ini masih ada 33 ribu warga sudah melakukan perekaman dan siap dicetak. Namun untuk menghabiskan, ia masih menunggu apakah pemerintah daerah mau mengalokasikan anggaran.

Pasalnya, 33 ribu pemohon yang antre menunggu KTP dicetak tidak bisa dilakukan secara reguler, karena kemampuan pihaknya melakukan pencetakan 250 keping perhari.

Baca: Live Indosiar! Link Live Streaming Timnas U-19 Indonesia vs Thailand Piala AFF U-19 2018 di Indosiar

"Rencana akan kami selesaikan. Kawan-kawan yang mencetak akan lembur bekerja," jelas Fitriadi kepada banjarmasinpost.co.id, Senin (9/7/2018).

Fitriadi sangat mengharapkan kerja lembur rekan-rekan yang melakukan pencetakan 33 ribu terealisasi, karena sangat bergantung pada anggaran telah diusulkan ke anggaran pendapatan belanja daerah-perubahan (APBD-P) tahun ini.

Sangat optimitis pelayanan pencetakan KTP elektronik bisa dilakukan secara reguler pada 2019, karena apabila 33 ribu habis semua dicetak otomotis antrean warga sebelumnya sudah melakukan perekaman kembali nol.

Selama ini tidak bisa langsung melakukan pencetakan, dikarenakan banyak antrean (siap cetak) yakni 32 ribu.

Baca: Head to Head & Prediksi Prancis vs Belgia Semifinal Piala Dunia 2018 Live Trans TV & Trans7

"Insha Allah 2019, warga yang merekam tidak perlu suket lagi. Langsung KTP diberikan karena tidak ada antrean. Kalau sekarang kan masih banyak. Jadi kalau merekam hari ini tidak bisa langsung diberikan, yang lebih awal bisa marah," ujarnya.

Itu pun tergantung pemerintah daerah kalau mau menyediakan anggaran perubahan, untuk kerja lembur penyelesaian pencetakan 33 ribu.

Disinggung ketersediaan blanko, masih menurut Fitriadi, saat ini blanko tersedia di disdukcapil sebanyak 18.887 keping.

Masih kurang dari jumlah target akan dicetak, namun ia tetap optimistis.

"Blanko di pemerintah pusat tersedia. Kalau stok habis di kantor kami minta lagi. Sementara belum diminta karena msh tersedia. Nanti tersisa 2.000 baru usul minta," tandasnya. (BANJARMASINPOST.co.id/helriansyah)

Editor: Murhan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help