Berita Banjar

TMMD Pengaron Hubungkan Jalan Panyiuran dan Desa Antaraku, Perbaiki 5 Jembatan

Desa Panyiuran dengan Antaraku bakal terhubung melalui program Tentara Manunggal Masuk Desa (TMMD) Kodim 1006/MTP

TMMD Pengaron Hubungkan Jalan Panyiuran dan Desa Antaraku, Perbaiki 5 Jembatan
BANJARMASINPOST.co.id/hasby

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA — Desa Panyiuran dengan Antaraku bakal terhubung melalui program Tentara Manunggal Masuk Desa (TMMD) Kodim 1006/MTP. Pembukaan TMMD di Desa Gunung Layang Kecamatan Pengaron Kabupaten Banjar, Selasa (10/7).

Dandim 1006/MTP, Letkol (Inf) M Ghoffar, mengatakan TMMD ini merupakan desa yang ke 102 yakni Desa Panyiuran Pengaron yang dimulai 10 Juli sampai 18 Agustus 2018.

Sasaran fisik dan non fisik dengan titik berat pada fasilitas umum seperti jalan jembatan, poskamling, rehab musalla dan jamban. Adapun untuk jalan yang dibuka total 10,7 km menghubungkan Panyiuran sampai Desa Antaraku.

Pengerasannya sepanjang 6.300 meter dengan lebar jalan 3,5 meter, sedangkan jembatan yang diperbaiki 5 buah, terdiri dari satu rehab dan empat pembangunan jembatan kayu kelas satu dan empat jembatan darurat dari kayu. Dia juga menjelaskan, ada juga bedah rumah satu unit, WC ada empat dan satu musala.

TMMD melibatkan Satgas 150 personel terdiri dari TNI Polri dan masyarakat 50 orang secara bergantian. Pembukaan sudah setatus persen tinggal pengerasan jalan 60 persen, dari jdi 6.300 meter tinggal menyisakan 3.000 meter pengerasan.

Sedangkan untuk non fisik kegiatan penyuluhan kesehatan bekerjasama dengan dinas kesehatan dan penyuluhan hukum oleh Polres Banjar serta penyuluhan pertanian.

“TMMD di desa ini karena fokus daerah tersebut hasil pertanian karet dan sepanjang jalan yang dibuka merupakan lahan pertanian. Seperti jembatan saat ini hanya bisa dilewati oleh sepeda motor roda, tidak bisa dilewati roda empat,” jelasnya.

Dia juga mengatakan, dibukanya jalan desa ini maka akan bisa meningkatkan perekonomian warga setempat. TMMD ke 102 ini mengangkat tema Manunggal Membangun Karakter Generasi Milenial.

Danrem 101 Antasari, Kolonel (Inf) Julianto Putra Jaya mengatakan, pembukaan TMMD di Kalsel ada dua daerah yang bersamaan pembukaannya yakni di Kabupaten Banjar dan Kabupaten Rantau. Menjadi pilihan karena geografis yang sulit dijangkau masyarakat.

“Kondisi yang sulit ini menjadi tantangan bagi TNI untuk membantu masyarakat, karena TNI merupakan anak kandung masyarakat dan tidak bisa dipisahkan,” katanya.

Wakil Bupati Banjar, Saidi Mansyur mengatakan, bersyukur melalui TMMD ini turut berkontribusi dalam pembangunan, TNI bermanfaat untuk masyarakat. Mengingat kondisi geografis di Kabupaten Banjar banyak yang sulit dijangkau salah satunya di Pengaron ini.

“Mudah-mudahan bisa bersinergi dengan TNI dan kami memerlukan sinergitas tersebut,” tambahnya.

(Banjarmasinpost.co.id/Hasby)

Penulis: Hasby
Editor: Restudia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help