Analisis Dampak Lalulintas

Dishub Kota Banjarmasin Lakukan 4 Langkah Ini Urai Kemacetan di Jalan A Yani

DINAS Perhubungan Kota Banjarmasin, terus melakukan upaya agar Banjarmasin bebas dari kemacetan.

Dishub Kota Banjarmasin Lakukan 4 Langkah Ini Urai Kemacetan di Jalan A Yani
BPost Cetak
bpost 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - DINAS Perhubungan Kota Banjarmasin, terus melakukan upaya agar Banjarmasin bebas dari kemacetan.

Salah satu di antaranya sekitar kawasan pusat perbelanjaan Duta Mall Banjarmasin.

Saat ini, kemacetan terparah dan rutin terjadi di Jalan A Yani km 2. Apalagi di akhir pekan atau weekend.

Ichwan Noor Khalik, Kepala Dinas Perhubugan Kota Banjarmasin, menjelaskan, pihaknya sudah melaporkan kondisi kemacetan kawasan sekitar pusat perbelanjaan Duta Mall Banjarmasin ke Wali Kota Ibnu Sina.

Baca: Diam Diam Via Vallen Tonton Langsung Piala Dunia 2018 di Rusia Bersama Orang Spesial, Siapa Ya?

“Kita pun sudah meminta izin untuk melakukan sejumlah langkah untuk mengatasi kemacetan lalulintas di kawasan tersebut” ujarnya.

Menurut Ichwan, pihaknya Kamis 28 Juni lalu berinisiatif melaksanakan rapat forum lalu lintas angkutan jalan LLAJ Plus (Dirlantas Polda Kalsel, Balai Jalan dan Balai Perhubungan).

Dari hasil rapat beberapa unsur itu akhirnya, maka Dishub Kota Banjarmasin akan melakukan sejumlah rekayasa lalulintas.

Baca: Jadwal Penerimaan CPNS 2018, Ini Kesalahan Peserta CPNS 2017 yang Harus Dihindari Peserta CPNS 2018

Pertama, jelas Ichwan, pihaknya akan menutup U-Turn di depan Rumah Sakit Umum Daerah Ulin Daearah (RSUDU) karena di wilayah itu menjadi sumbatan dan hambatan arus lalu lintas.

Penyebabnya pengendara lalulintas selalu memotong tegak lurus ke RSUD Ulin Banjarmasin dan memutar balik ke Duta Mall Banjarmasin.

Langkah kedua, lanjut Ichwan, pihaknya akan mensetting ulang APPIL (traffict light) di simpang A. Yani - Kol Soegiono.

Langkah ketiga, mengubah pintu keluar dan pintu masuk kendaraan di Sentra Antasari.

Baca: Lalulintas Semrawut di Jalan Ini, Masyarakat Mengeluh, Kapolda Marah, Ini Ternyata Sumbernya

Ichwan berujar, dengan ditutupnya U-Turn di depan RSUD Ulin maka kendaraan akan banyak yang melalui Jalan Pangeran Antasari. Selama ini pintu masuk dekat persimpangan Kol Soegiono-P Antasari- P Samudera membuat sumbatan karena adanya antrean kendaraan yang ingin masuk ke Sentra Antasari.

Sedangkan langkah kempat, Dishub Kota Banjarmasin akan membuat persimpangan di Simpang Ulin dan memasang APPIL (traffict light) yang biayanya dibebankan ke Duta Mall Banjamasin.

“Saya menyarankan Pak Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina, jika pihak Duta Mall tak berparsitipasi pada poin langkah keempat, maka forum LLAJ plus mohon kepada Wali Kota agar pembukaan Trans Studio pada 27 Juli mendatang ditunda,” kata Ichwan.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help