Berita Tanahlaut

Kepala Inspektorat Kabupaten Tanahlaut Memilih Jadi Kader Partai

Kepala Inspektorat Kabupaten Tanahlaut, Abdullah terlibat praktik politik praktis dan bergabung dengan partai.

Kepala Inspektorat Kabupaten Tanahlaut Memilih Jadi Kader Partai
istimewa
Kepala Inspektorat Kabupaten Tanahlaut Abdullah dan istri.

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Kepala Inspektorat Kabupaten Tanahlaut, Abdullah terhitung sejak 1 Juli 2018 lalu, tidak pernah masuk kantornya di Jalan A Syairani, Kelurahan Angsau, Kecamatan Pelaihari.

Ia terlibat praktik politik praktis bergabung dengan Partai Gerakan Indonesia Raya, sebagai kader DPC Partai Gerindra Kabupaten Tanahlaut.

"Insya Allah saya mencalonkan diri sebagai anggota DPRD Kabupaten Tanahlaut di daerah pemilihan Kecamatan Pelaihari dan Kecamatan Bajuin," katanya, Rabu (11/7/2018).

Hampir 30 tahun bekerja di Kabupaten Tanahlaut sebagai ASN dengan jabatan tertinggi selaku Sekretaris Daerah Kabupaten Tanahlaut, Abdullah mengaku ingin menjadi wakil rakyat.

Alasan bergabung dengan partai bentukan Prabowo, Abdullah mengaku karena kepincut visi dan misi yang memperjuangkan pertanian.

"Kabupaten Tanahlaut ini sekitar 60 persen berprofesi sebagai petani. Makanya saya ingin pertanian di Tanahlaut memberikan pendapatan bagi daerah dan mensejahterakan para petani," katanya.

Saat ini, Abdullah mengaku sudah melengkapi berkas persyaratan sebagai calon anggota DPRD Kabupaten Tanahlaut melalui partai politik untuk didaftarkan ke KPU Kabupaten Tanahlaut.

"Selama pergaulan sehari-hari dalam kedinasan tentu banyak ditemui kesalahan dan kekhilafan saya, baik perilaku maupun tutur kata, perkenankan saya beserta keluarga memohon ampun dan maaf yang sedalam-dalamnya," katanya.

Informasi dihimpun reporter Banjarmasinpost.co.id, ada empat lembaga yang kosong dijabat Plt karena kepala organiasi perangkat daerah mengajukan pensiun dini atas permintaan sendiri.

"Sepengetahuan saya yang mengajukan pensiun dini atas permintaan sendiri ada empat orang. Khusus jabatan kepala pelaksana BPBD Tanahlaut sudah terbit persetujuan dari BKN Regional" ujar Kepala Bidang Mutasi, Data dan Informasi Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Tanahlaut, Syahrianoor.

Syahrianoor menyebut tiga pejabat eselon II yang menunggu proses pensiun dini atas permintaan sendiri, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tanahlaut, Junaidi.

Kemudian, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Tanahlaut, Muhammad Hanil dan Abdullah, Kepala Inspektur Kabupaten Tanahlaut dalam proses.

(banjarmasin post group/ mukhtar wahid)

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved