Berita Kotabaru

Personel Pos SAR Kotabaru Lakukan Pencarian Bocah 8 tahun Hilang di Sungai Sampanahan

Pencarian terus dilakukan keluarga dibantu warga setempat dan aparat kepolisian serta desa, menyisir sungai dan sekitar lokasi awal

Personel Pos SAR Kotabaru Lakukan Pencarian Bocah 8 tahun Hilang di Sungai Sampanahan
Istimewa
Warga melakukan pencarian korban, anak yang hilang saat mandi di sungai Sampanahan. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Sejak dikabarkan hilang di sungai Sampanahan, Kecamatan Sampanahan, Kabupaten Kotabaru, nasib Aulia Rahman seorang bocah berusia delapan tahun belum diketahui.

Pencarian terus dilakukan keluarga dibantu warga setempat dan aparat kepolisian serta desa, menyisir sungai dan sekitar lokasi awal hilangnya korban.

"Belum. Masih dilakukan pencarian," kata Ibnul Aswad warga desa Sampanahan kepada banjarmasinpost.co.id, Rabu (11/7/2018) siang.

Menurut Ibnu yang juga Kasi Pemberdayaan Pelayanan Desa Sampanahan, selain dibantu warga pencarian korban juga dilakukan tim Pos SAR Kotabaru.

Kepala Kantor SAR Banjarmasin Mujiono melalui Koordinator Pos SAR Kotabaru Teguh Prasetyo membenarkan, membantu pencarian korban pihaknya menurunkan empat orang personel.

"Saat ini sedang dalam perjalanan. Mungkin lebih kurang satu jam tiga di lokasi," kata Teguh kepada banjarmasinpost.co.id.

Selain menurunkan beberapa personel, untuk mengoptimalkan pencarian korban, tambah Teguh, personel juga membawa kelengkapan peralatan di antaranya perahu karet.

"Penyebab belum diketahui, nanti setelah personel berada di lapangan," katanya.

Sementara lamanya waktu pencarian, tambah dia, sesuai standar operasional prosedur (SOP) lebih kurang seminggu.

"Sambil melihat kondisi di lapangan," tandasnya.

Sebelumnya diberitakan, Aulia Rahman belum diketahui nasibnya setelah dikabarkan hilang di sungai Sampanahan.

Berawal korban dengan tiga temannya yakni Ahmad Maulana, Roy Hidayat, dan Raditia Ramadhan mandi di sungai di lokasi kejadian sekitar pukul 18.00 Wita.

Setelah mandi berenang, korban dan ketiga korbanya sempat pulang. Namun entah mengama, korban dan seorang temannya kembali ke lokasi dan kembali menceburkan diri ke sungai.

Sedangka seorang temannya tadi hanya menunggu di atas. Namun, naasnya usai menceburkan diri korban tidak muncul.

(BANJARMASINPOST.co.id/helriansyah)

Penulis: Herliansyah
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help