Berita Kalteng

Rizki Ahmad Korban Dipatuk Ular King Cobra Belum Dimakamkan, Ini Himbauan Sekretaris MUI Kalteng

Pemuka agama Islam asal Kandangan, mengimbau agar keluarga Rizki Ahmad, untuk memastikan segera apakah korban yang sudah dinyatakan meninggal dunia

Rizki Ahmad Korban Dipatuk Ular King Cobra Belum Dimakamkan, Ini Himbauan Sekretaris MUI Kalteng
BANJARMASINPOST.co.id/faturahman
Rizki Ahmad, korban dipatuk ular king cobra tak kunjung dimakamkan 

BANJARMASINPOST.CO.ID PALANGKARAYA - Polemik soal Rizki Ahmad korban dipatuk ular King Cobra yang telah divonis meninggal dunia oleh pihak Rumah Sakit Doris Sylvanus Palangkaraya.

Namun oleh pihak keluarga, jasadnya belum juga dikuburkan dalam tiga hari ini,karena keluarga yakin Rizki Ahmad hanya mengalami mati suri, sehingga dilakukan ritual ghaib untuk penyembuhannya dengan bantuan pawang ular.

Bahkan, keterangan Sumiati, Pawang Ular yang menangani jenazah Rizki Ahmad, mengatakan, berdasarkan hasil komunikasinya, permintaan ghaib, ritual harus dilakukan selama satu minggu kedepan.

Setelah dinyatakan, meninggal dunia oleh pihak RS Doris Sylvanus Palangkaraya, sebenarnya keluarga korban ingin segara memandikan jenazah secara Islam dan ingin menguburkannya di kuburan muslimin.

Namun, Suwardi Duyen, orang tua korban dan pihak keluarga melihat tubuh korban hangat dan mengeluarkan keringat, sehingga diyakini korban hanya mati suri.

Baca: Jadwal Penerimaan CPNS 2018, Menpan Umumkan Formasi Khusus Diaspora, Disabilitas, Putra/Putri Papua

Baca: Ritual King Kobra Makin Heboh! Warga Terus Berdatangan ke Rumah Rizki, Ahli Forensik Angkat Bicara

Kemudian keluarga korban melakukan ritual dengan memanggil pawang ular serta menempatkan jenazah di halaman depan rumah, agar tidak jadi tontonan warga.

Jenazah akhirnya diberikan tenda, ditutupi kain dan dimasukkan dalam kelambu, sedangkan ular king cobra yang menggigit dibiarkan dalam kelambu bersama korban, sejak Senin (9/7/2018) hingga saat ini.

Namun belum ada tanda-tanda korban siuman, bahkan bagian badannya tampak menghitam diduga pengaruh racun bisa ular King Cobra tersebut, ini kemudian mendapat perhatian, Sekretaris Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kalteng, H Syamsuri Yusuf.

Pemuka agama Islam asal Kandangan, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Kalsel ini mengimbau, agar keluarga Rizki Ahmad, untuk memastikan segera apakah korban yang sudah dinyatakan meninggal dunia oleh dokter tersebut benar-benar mati suri.

"Harus dipastikan dulu, dan siapa yang menyatakan korban mati suri, apakah ahlinya seperti dokter atau siapa, jangan sampai kemudian hanya perkiraan semata tanpa ilmu, karena dalam islam ketika orang meninggal harus segera dikuburkan," ujarnya.

Menangani jenazah itu dalam Islam hukumnya fardu kifayah, artinya tanggung jawab seluruh orang Islam, untuk memandikan, mengafani, menyolatkan hingga menguburkkannya, terutama umat Islam yang ada di sekitar rumah korban.

"Jadi saran saya, jika memang korban Rizki Ahmad tersebut memang meninggal dunia, seharusnya jenazahnya segera saja dimandikan, dikafani, disolatkan dan kuburkan," ujar H Syamsuri Yusuf.

(www.banjarmasinpost.co.id/faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Restudia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help