B Focus Borneo

Sering Dapat Kunjungan Tamu dari Luar Daerah, Dua Desa di Tanahlaut Ini Malah Belum Punya Web

Berbagai alasan kepala desa tidak membuat web desa sebagai sarana penunjang promosi desa ataupun sarana tranparansi anggaran dana desa.

Sering Dapat Kunjungan Tamu dari Luar Daerah, Dua Desa di Tanahlaut Ini Malah Belum Punya Web
BPost Cetak
bpost

BANJARMASINPOST.CO.ID - Hal serupa juga terjadi Tanahlaut.

Sebanyak 130 Desa di Tanahlaut belum memiliki web desa.

Berbagai alasan kepala desa tidak membuat web desa sebagai sarana penunjang promosi desa ataupun sarana tranparansi anggaran dana desa.

Selain keterbatasan anggaran biaya, mereka juga terkendala jaringan internet dan sebagian belum punya tenaga sebagai operator atau admin web desa.

Baca: Jadwal Penerimaan CPNS 2018, Ini Kesalahan Peserta CPNS 2017 yang Harus Dihindari Peserta CPNS 2018

Dua Desa yang kerap dikunjungi tamu dari luar daerah Tanahlaut adalah Desa Tirtajaya Kecamatan Bajuin dan Desa Bumijaya Kecamatan Pelaihari.

Di Desa Tirtajaya yang telah ditetapkan sebagai Kampung Pengawasan Pemilu Bersih belum lama ini oleh Bawaslu RI, juga belum memiliki web desa.

Kepala Desa Tirtajaya, Bambang Subagio mengaku, mereka masih banyak prioritas pembangunan di desa yang memerlukan biaya.

Baca: Gong Yoo Ulang Tahun ke 39, Penggemarnya Pun Banjiri Postingan Instagram Bos Manajemennya

Bambang Subagio berharap Pemkab Tanahlaut yang menyiapkan sarana dan prasarana web desa tersebut.

Terkait operator dan admin web desa, Bambang Subagio mengaku tidak sedikit pelajar SKM jurusan teknik jaringan komputer dan lulusan Politeknik Negeri Tanahlaut.

Desa Bumijaya Kecamatan Pelaihari juga tidak punya web desa.

Padahal, belum lama ini di desa tersebut menjadi lokasi studi banding rombongan Lembaga Administrasi Negara (LAN).

Baca: Ada Apa? Kok Tiba-tiba Nikita Mirzani Tampil Berhijab, Uya Kuya dan Billy Syahputra Takjub!

Desa Tirtajaya Kecamatan Bajuin dan Desa Bumijaya Kecamatan Pelaihari paling dekat dengan Pelaihari, ibukota Kabupaten Tanahlaut, sekitar 5 kilometer atau jarak tempuh menggunakan kendaraan bermotor hanya perlu lima menit.

Kepala Bidang Bina Pemerintahan Desa Dinas PMD Tanahlaut, Darmawisata yang dikonfirmasi, mengaku belum ada rencana ke arah sana.

"Kami belum melakukan web desa tersebut," katanya singkat.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help