Seputar Kalteng

Terungkap, Pertunjukan Ular King Cobra Rizki Ahmad Hingga Berujung Maut untuk Menafkahi Keluarganya

Rumah Rizki Ahmad (19) pemilik Ular King Cobra yang juga menjadi korban digigit ularnya sendiri di Jalan Danau Rangas,

Terungkap, Pertunjukan Ular King Cobra Rizki Ahmad Hingga Berujung Maut untuk Menafkahi Keluarganya
Tribun Kalteng/Fathurahman
Warga terus berdatangan melihat kondisi terkini Rizki Ahmad, yang masih terbaring di halaman depan rumahnya, ditutupi kain, dalam tenda dan dipasang kelambu. 

BANJARMASINPOST.CO.ID,PALANGKARAYA - Rumah Rizki Ahmad (19) pemilik Ular King Cobra yang juga menjadi korban digigit ularnya sendiri di Jalan Danau Rangas, Palangkaraya, hingga, Rabu (11/7/2018) masih ramai dijunjungi oleh warga.

Mereka datang untuk melihat secara langsung kondisi Rizki Ahmad terkini, setelah empat hari ditempatkan di halaman depan rumahnya, yang hanya dinaungi tenda.

Pihak keluarga pun siang tadi membuka kelambu dan kain penutup tenda tempat Rizki dan mempersilakan warga untuk menyaksikan secara langsung dan memegang badan Rizki yang terbaring.

Warga mengatakan, kondisi di dalam tenda tidak ada tercium bau, tubuh Rizki pun saat dipegang juga masih lemas, sehingga keluarganya pun tetap beranggapan, Rizki Ahmad masih hidup dan hanya mengalami mati suri.

Baca: Live Trans TV & Trans7! Live Streaming Inggris vs Kroasia Semifinal Piala Dunia 2018, Begini Caranya

Sementara itu, pengakuan Ketua LSR, Agatisanyah, yang menyiarkan secara langsung atau Live di medsos, menerangkan, kondisi Rizki terkini tidak ada bau apapun di sekitar tempat Rizki tidur, sehingga pihak keluarga tetap melakukan ritual malam ini.

Gatis panggilan akrab Ketua LSR organisasi Suwardi Duyen, Ayah Rizki bergabung, mengatakan, orang tua Rizki memang tergolong keluarga biasa saja, ibu Rizki hanya pengumpul bahan-bahan plastik sedangkan ayah Rizki membantu didapur untuk cuci piring markas LSR.

Bahkan kondisi, rumah Rizki di Mendawai sangat perlu dibantu, karena mereka tergolong tak mampu, demikian juga dengan Rizki, dengan Ular King Cobra yang dipeliharanya, selama ini melakukan semacam akrobat di CFD untuk mendapatkan uang dan menafkahi keluarga.

Baca: Penjelasan Polisi Soal Penusukan di Rumah Makan Seberang Rumdin Wali Kota Banjarbaru

"Pesan terakhir Rizki agar ularnya jangan dibunuh, karena selama ini banyak membantunya untuk mencari nafkah dalam membantu keluarganya. Jadi pertunjukkan ular di bundaran itu untuk mencari nafkah keluarganya," ujar Gatis.

Ular Cobra yang mematok Rizki hingga koma dan dinyatakan pihak RS Doris Sylvanus Palangkaraya meninggal dunia, ditempatkan di wadah khusus semacam aquarium yang diletakkan rak jauh dari kelambu tempat Rizki tidur.

Sehingga orang yang berdatangan bisa langsung melihat kondisi ular dan Rizki yang ditempatkan dalam kelambu."Saya masuk memang tidak ada bau, saya sentuh kulitnya juga masih lemas. (banjarmasinpost.co.id/faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Murhan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help