Berita Banjarmasin

15 Kapal Akan Diberikan Pemprov Kalsel ke Nelayan, Ini Spesifikasinya

Tahun ini nelayan Kalsel bakal mendapatkan bantuan 15 kapal yang lebih modern dari tahun lalu.

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Tahun ini nelayan Kalsel bakal mendapatkan bantuan kapal lebih modern dari tahun lalu. Jika pemberian bantuan kapal yang dilakukan setiap tahun tersebut selalu berbahan kayu, kali ini berbeda.

Tahun ini jelas Kasi Sarana dan Prasarana Bidang Perikanan Tangkap Dinas Kelautan dan Perikanan Kalsel, Yuliandi kepada Banjarmasinpost.co.id kapal yang akan diberikan ke nelayan berbahan fiberglass reinforce plastics. Bahan ini dipilih agar nelayan tak lagi ketergantungan dengan kapal berbahan kayu.

Selama ini sebut Yuli, Jumat (12/07/2018) nelayan selalu menginginkan kapal dengan spesifikasi bahan kayu berkualitas khususnya kayu ulin. Sementara bahan kayu ulin sudah sulit didapat untuk pembuatan kapal dalam jumlah besar.

Terlebih kini pihaknya mengalami keterlambatan dalam pengadaan kapal karena penunjukan Pokja pengadaan baru keluar SK-nya dari gubernur.
"Ini kita tergolong terlambat karena itu tadi, sekarang baru saja lelang kapal dan alat tangkap tapi masih harus nunngu pengumuman pemenang," jelasnya.

Baca: LIVE STREAMING Indonesia vs Malaysia Semifinal Piala AFF U-19 2018 - Link Live Streaming Indosiar

Meski berbahan fiberglass sebut Yuli kapal bakal lebih handal dan manuvernya lebih mudah. Selain itu kekuatan bahan tak kalah dengan bahan kayu.

Memang di tahun-tahun lalu ujar Yuli mereka memberikan kapal berbahan kayu. Namun melihat kondisi minimnya ketersediaan kayu ulin bahan kapal terpaksa digantikan dengan FRP. Bahan FRP diketahui tergolong bahan mahal. Pengadaan kapal fiberglass ini sendiri memangkas dana APBD Provinsi Kalimantan Selatan Rp 11 miliar.

Total dana itu sebut Yuli untuk 15 kapal. Berbeda dengan tahun 2017 yang hanya lima unit kapal.

15 unit kapal tersebut ujarnya bakal disalurkan untuk kelompok nelayan yang memiliki laut yaitu di Kabupaten Tanah Bumbu, Tanah Laut dan Kotabaru. Sementara nelayan Kabupaten Banjar tak mendapatkan bagian lantaran nelayan Kabupaten Banjar terbiasa dengan kapal 5 gresston. Selain itu perairan yang terbilang kecil dibanding dengan tiga kabupaten yang memiliki laut.

Baca: Live Streaming Indosiar! Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Malaysia Semifinal Piala AFF U-19 2018

Kapal yang akan diserahkan berkapasitas 10 GT tersebut rencananya ujar Yuli bakal dilakukan Desember mendatang lantaran keterlambatan tersebut.

Kapal nantinya akan diserahkan kepada para kelompok nelayan yang mengajukan permohonan melalui Dinas DKP Kabupaten masing-masing.

Jelasnya untuk pembentukan kelompok nelayan merupakan urusan pemerintah kabupaten. Pemerintah kabupaten melakukan pembentukan kelompok dan mengusulkan kepada Pemprov Kalsel untuk pengadaan kapal diatas 5 GT. "DKP Kalsel sangat terbuka untuk menerima permohonan terkait penyediaan kapal di atas 5 GT bagi masyarakat yang membutuhkan, DKP hanya akan memberikan kapal jika ada permohonan dari DKP Kabupaten atas permohonan masyarakat," tambahnya.

Pengadaan kapal sebutnya sudah terbagi-bagi di Pemerintah Kabupaten kota, provinsi dan Kementerian. Namun untuk pengadaan kapal dari pemprov hanya diatas 5 GT.
(Banjarmasinpost.co.id /milna sari)

Penulis: Milna Sari
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved