Desa Panjaratan Dikenal Karena Bekantan

Karena Bekantan, Desa Panjaratan Direkomendasi Sebagai Lokasi Ekowisata

Rombongan mahasiswa luar negeri yang mengunjungi Desa Panjaratan untuk melihat bekantan

Karena Bekantan, Desa Panjaratan Direkomendasi Sebagai Lokasi Ekowisata
Banjarmasinpost.co.id/ Mukhtar Wahid
Warga Desa Panjaratan, Kecamatan Pelaihari memenuhi jembatan ingin melihat dan melepaskan rombongan susur sungai Panjaratan, Selasa (10/7/2018). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Rombongan mahasiswa luar negeri yang mengunjungi Desa Panjaratan, Kecamatan Pelaihari, Kabupaten Tanahlaut, merupakan peserta seminar Internasional Konservasi Biodiversitas Hutan Trofis dan Lahan Basah Universitas Lambung Mangkurat.

Seminar internasional tersebut berlangsung di Desa Kiram, Kecamatan Karangintan, Kabupaten Banjar. Salah satu acaranya, peserta seminar internasional diajak panitia berwisata di Kabupaten Tanahlaut.

Seperti yang dikatakan Ketua Seminar Internasional, DR H Abdi Fithria, S.Hut, M.P bahwa Desa Panjaratan direkomendasi karena terdapat satwa langka Bakantan.

Baca: Ini Penampakan Ular King Cobra, Disandingkan dengan Tubuh Rizki Ahmad yang Terbujur Kaku

"Orang asing itu senang berwisata alamiah seperti melihat Bakantan dan menyusuri sungai. Semua merupakan ahli dan peneliti lingkungan juga dosen," kata Abdi Fithria.

Abdi Fithria meyakini keberadaan satwa langka di Desa Panjaratan sangat potensial menjadi ekowisata dan mengundang wisatawan mancanegara berdatangan.

"Ini pertama di Kalimantan Selatan ekowisata melihat satwa langka Bakantan sambil menyusuri sungai," katanya.

(Banjarmasinpost.co.id/ Mukhtar Wahid)

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Restudia
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help