Desa Panjaratan Dikenal Karena Bekantan

Mahasiswa Australia dan Belanda Saja Sempatkan ke Desa Panjaratan

Desa Panjaratan, Kecamatan Pelaihari, Kabupaten Tanahlaut mulai dikenal karena keberadaan bekantan.

Mahasiswa Australia dan Belanda Saja Sempatkan ke Desa Panjaratan
Banjarmasinpost.co.id/ Mukhtar Wahid
Mahasiswa asal Australia dan Belanda menyusuri sungai Panjaratan menuju titik berkumpulnya habitat Bakantan, Selasa (10/7/2018). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Desa Panjaratan, Kecamatan Pelaihari, Kabupaten Tanahlaut mulai dikenal karena keberadaan hewan langka ini. Setidaknya di kalangan mahasiswa dan peneliti lingkungan asal Australia dan Belanda.

Hal ini terjadi usai ditemukannya satwa langka bekantan bergelantungan dan melompat di pepohonan tak jauh dari bantaran sungai Desa Panjaratan, Selasa (10/7/2018).

Kedatangan mahasiswa Australia dan Belanda ke Desa Panjaratan, diharapkan membawa kabar keunikan desa kepada teman-temannya, untuk bisa datang kembali berkunjung ke Desa Panjaratan.

Baca: Kalah Memalukan Lawan Kroasia, Ini Pengakuan Jujur Kapten Timnas Inggris, Harry Kane

Harapan itu dikatakan Sekretaris Daerah Kabupaten Tanahlaut, Syahrian Nurdin saat menyambut rombongan mahasiwa dari luar negeri tersebut.

Pemerintah Kabupaten Tanahlaut memfasilitasi kunjungan wisata itu dengan menyiapkan alat transportasi kapal dan perahu.

Dengan melibatkan seluruh dinas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tanahlaut dan anggota polisi demi menjamin keselamatan para rombongan.

(Banjarmasinpost.co.id/ Mukhtar Wahid)

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Restudia
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help