Berita Hulu Sungai Tengah

Satu Calhaj HST Batal ke Tanah Suci, Ternyata Ini Alasannya

Satu Calhaj HST batal ke Tanah Suci. Rencananya sejumlah 299 Calhaj diberangkatkan 22 Juli mendatang

Satu Calhaj HST Batal ke Tanah Suci, Ternyata Ini Alasannya
banjarmasin post group/ hanani
Calhaj HST saat diberikan bimbingan manasik haji di masjid agung Riyadus Shalihin beberapa waktu lalu. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Jemaah calon haji (Calhaj) Hulu Sungai Tengah (HST) bakal diberangkatkan ke Tanah Suci, Minggu 22 Juli mendatang dari Bandara Syamsudinnor pukul 08.00 Wita.

Namun dengan pertimbangan kepentingan kesehatan jemaah Calhaj, Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah akan melepas lebih awal atau satu hari sebelum hari keberangkatan, tepatnya Sabtu 21 Juli mendatang pukul 15.00 Wita.

Calhaj HST diberangkatkan dari halaman Masjid Agung Riyadusshalihin menggunakan bus, selanjutnya menginap di Asrama Haji Banjarbaru.‎

Kepala Seksi Urusan Haji, Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Hulu Sungai Tengah, H Abdul Hadi kepada banjarmasinpost.co.id menjelaskan, total calhaj HST sebelumnya ada 300 orang.

Baca: Live Indosiar! Live Streaming Indosiar Timnas U-19 Indonesia vs Malaysia Semifinal Piala AFF

Namun, salah satunya mengalami sakit terserang stroke sehingga tak memungkinkan untuk diberangkatkan, dan calhaj berjenis kelamin pria itu pun terpaksa ditunda rencana ibadah hajinya sehingga total calhaj HST yang diberangkatkan 299 orang.

"Pihak keluarga juga juga menyadari, keputusan tersebut demi kepentingan pasien sendiri," jelas Abdul Hadi, Kamis (12/7/2018).

Dijelaskan, untuk tahun ini sebelum keberangkatan pun bakal diperiksa kesehatannya. Pemeriksaan akhir ksehatan untuk memastikan layak tidaknya diterangkan ke Tanah Suci jelas Hadi, dilaksanakan setelah tiba di asrama haji.

Jemaah Calhaj HST tergabung dalam kelompok terbang tiga, dan semuanya diberangkatkan 22 Juli.

Baca: Driver Online ini Kaget, Ternyata Penumpangnya Orang yang Sudah Meninggal Dunia

Selain calhaj HST ikut bergabung di keloter tersebut, 17 Calhaj Banjarmasin. Keloter tiga didampingi tuga tim pendamping haji daerah (TPHD), tiga tim kesehatan terdiri satu dokter dan dua perawat, satu pembimbing ibadah haji serta satu ketua keloter, sehingga total rombongan dalam keloter tersebut 324 orang.

Calhaj Indonesia tahun ini, jelas Hadi bakal menghadapi musim panas yang cukup ektrem, dengan suhu mencapai 40 derajat celecius lebih. Masalah tersebut, jelas dia sudah disampikan kepada seluruh calhaj, termasuk beberapa imbauan yang harus ditaati. Antara lain, meminum air putih dalam takaran yang cukupan meski tidak merasakan haus, menggunakan alas kaki yang aman dan nyaman.

Kalau perlu menggunakan kaos kaki saat berjalan di Tanah Suci, mengonsumsi sayuran dan buah-buahan serta menggunakan spray khusus untuk muka yang berisi air. Selama di Tanah Suci, juga diimbau untuk lebih meningkatkan kesabaran, menjaga kekompakan dan silaturahim antar calhaj.

"Yang terpenting memelihara kesehatan fisik dan mental, karena ibadah haji cukup memerlukan banyak energi untuk melaksanakannya," pungkasnya. (banjarmasinpost.co.id/hanani)

Penulis: Hanani
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved