Berita Kotabaru

Atap Blok C Pasar Kemakmuran Bocor, Mahyudi Malu, Berharap Anggaran Rehab Tidak Lagi Dicoret

Seringnya dikeluhkan pedagang kondisi kebocoran atap dan dak bangunan los pasar blok C terlebihnya adanya pemberitaan media

Atap Blok C Pasar Kemakmuran Bocor, Mahyudi Malu, Berharap Anggaran Rehab  Tidak Lagi Dicoret
banjarmasinpost.co.id/herliansyah
Atap Blok C Pasar Kemakmuran Bocor 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Seringnya dikeluhkan pedagang kondisi kebocoran atap dan dak bangunan los pasar blok C terlebihnya adanya pemberitaan media ini, membuat Kepala Dinas Perdagangan dan Pasar (Disdagsar) Kotabaru Mahyudiansyah langsung bereaksi.

"Sebenarnya aku juga malu, karena persoalan ini jelas di depan mata," kata Mahyudiansyah kepada banjarmasinpost.co.id, kemarin.

Tidak menepis keresahan pedagang di los pasar blok C, kompleks Pasar Kemakmuran, akibat bocornya atap dan dak bangunan berlangsung cukup lama membuat kumuh kondisi los pasar.

Baca: Bangganya Indonesia, Nama Lalu Muhammad Zohri Dituliskan Banyak Musisi Hingga Politisi

Membuat kumuh, disebabkan hampir semua lorong ditempati pedagang di los pasar itu dipasang terpal menempel di langit-langit bangunan plafon.

Mahyudi mengakui, tidak bisa menutup mata dengan kondisi kesemrawutan terjadi.

Apalagi los pasar blok C persis berhadapan dengan kantor disdagsar.

Baca: Pengemis Wanita di Kota Banjarmasin Mendadak viral, karena Video ini

Untuk perbaikan atap dan dak, sambung dia, sudah mengusulkan anggaran ke pemerintah daerah, namun tidak disetuji karena dianggap tidak prioritas.

"Anggaran aku usulkan dibintangi (ditangguhkan)," jelas Mahyudi kepada banjarmasinpost.co.id melalui telepon selularnya.

Meski demikian, tidak disetujui usulan anggaran perbaikan yang disampaikan di ABPD induk 2018, tidak membuat Mahyudi pesimistis.

Baca: Gara-gara Lagu Lagi Syantik Siti Badriah Akhirnya Minta Maaf pada Syahrini, Begini Ucapannya

"Aku usulkan lagi di APBD 2019. Dan, sudah aku sampaikan juga ke tim anggaran pemerintah daerah (TAPD). Mudah-mudahan tidak dibintangi lagi. Karena persoalan (perbaikan) ini penting," harapnya.

Padahal untuk rehab tidak memerlukan banyak anggaran.

Ia memperkirakan Rp 1 miliar cukup.

"Perbaiki atap dan tehalnya sudah selesai. Sekitar Rp 1 miliar cukup," tambah Mahyudi.

Penulis: Herliansyah
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help