Berita Hulu Sungai Utara

Banyak Coretan di Patung Itik Amuntai, Warga Minta Ini pada Pemerintah

Salah satu spot yang sering dikunjungi warga Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) adalah patung itik besar

Banyak Coretan di Patung Itik Amuntai, Warga Minta Ini pada Pemerintah
Banjarmasinpost.co.id/Reni Kurniawati
Patung itik menjadi simbol Kabupaten yang memiliki banyak peternak itik yaitu itik Alabio. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, AMUNTAI - Salah satu spot yang sering dikunjungi warga Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) adalah patung itik besar yang juga menjadi maskot di kota bertakwa ini. Patung itik menjadi simbol Kabupaten yang memiliki banyak peternak itik yaitu itik Alabio.

Patung itik etaknya yang berada ditengah kota ditambah tersedianya fasilitas siring yang mengarah langsung ke aliran sungai negara ini juga menjadi pusat jajanan dikala sore hari.

Tak sedikit warga yang mengabadikan moment berlatarkan patung dua ekor itik yang cukup besar ini. Sayangnya keindahan pemandangan ini dirusak oleh tangan tangan tak bertanggung jawab. Tepat disebelah patung itik besar terdapat coretan coretan di dinding b

Baca: Jumlah Korban Miras Oplosan yang Meninggal Dunia Bertambah Lagi, Jumlahnya jadi Lima Tewas

dak senonoh, pemandangan ini jrlas mengusik bagi siapa saja yang melihat. Terlebih sebagian pengunjung merupakan warga dibawah umur.

Baca: BREAKINGNEWS - Empat Penengak Miras Oplosan Meninggal Dunia, Sisanya Kondisi Begini

Ketidaknyamanan ini diungkapkan Dimas warga Kelurahan Sungai Malang Kecamatan Amuntai Tengah. Biasanya saat sore dirinya bersama anaknya yang masih duduk dibangku kelas 1 sekolah dasar ini menghabiskan waktu bermain di patung itik sekaligus membeli makanan seperti pentol kuah yang memang terkenal itu.

Saat melihat ada gambar tidak senonoh berupa menyerupai alat kelamin dirinya berupaya mengalihkan perhatian anaknya agar tidak melihat gambar tersebut. Namun karena anaknya tergolong aktif dan selalu ingin tau pada apa yang dilihat akhirnya anaknya menanyakan gambar apa itu.

Baca: Hasil Peseban Banjarmasin vs Persida Sidoarjo di Piala Indonesia 2018 - Skor Babak Pertama 1-0

"Sempat bingung menjawab apa, lalu saya bilang tidak tau dan hanya orang iseng saja dan menasehatinya bahwa menggambat itu dilakukan di tempat seharusnya seperti buku gambar bukan ditempat umum, karena jadi jelek saat dilihat beruntung anak saya langsung sependapat bahwa dinding menjadi kotor dan jelek akibat tulisan tersebut dan kembali meneruskan bermain," ujarnya.

Dimas berharap bahwa tindakan vandalisme ini bisa segera ditangani oleh dinas terkait, karena sangat mengganggu dan sangat tidak layak dilihat.

Penulis: Reni Kurnia Wati
Editor: Murhan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help