Berita Kabupaten Banjar

Kejari Kabupaten Banjar Lakukan Penyelidikan Pasar Sungai Bakung

Kondisi pasar Sungai Bakung Sei Lulut Kabupaten Banjar menyita perhatian Kejaksaan Negeri Kabupaten Banjar.

Kejari Kabupaten Banjar Lakukan Penyelidikan Pasar Sungai Bakung
Banjarmasinpost.co.id/Isti Rohayanti
Pembersihan pasar Sungai Bakung oleh PD Pasar Bauntung Batuah yang belum berfungsi semenjak didirikan 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Kondisi pasar Sungai Bakung Sei Lulut Kabupaten Banjar menyita perhatian Kejaksaan Negeri Kabupaten Banjar. Pasalnya, merupakan aset daerah yang mana dalam pengoperasionalannya menjadi pasar disinyalir tidak dilengkapi perizinan.

Info didapat, pada Rabu (11/7/2018), Kejaksaan Negeri Kabupaten Banjar melalui bidang Pidana Khusus sudah memintai keterangan pegawai dari Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Banjar. Diketahui berinisial MY.

Pihak Kejari Kabupaten Banjar akan kembali memintai keterangan dari Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah tersebut dijadwalkan pada Senin (16/7/2018) mendatang.

Baca: Tumpang Tindih Tebusan Toko, Bangunan Pasar Ini Belum Difungsikan

Kasipidsus Kejari Banjar, Tri Taruna ketika dikonfirmasi membenarkannya, namun dirinya enggan berkomentar banyak. Dikarenakan terlebih dulu izin pimpinan.

“Memang benar kami seminggu ini sudah melakukan proses penyelidikan, tetapi untuk lebih jelasnya nanti saja sembari menunggu proses penyelidikan lebih lanjut. Intinya izin pimpinan,” pungkasnya, langsung mengakhiri pembicaraan.

Sekretaris Daerah Kabupaten Banjar, Nasrunsyah ketika dikonfirmasi secara singkat mengatakan, dirinya justru belum mengetahui persis permasalahannya. Dirinya pun terlebih dulu akan meminta penjelasan dari BPKAD Kabupaten Banjar.

“Belum tahu persis masalahnya,” pungkasnya.

Baca: Jadwal Live Indosiar Timnas U-19 Indonesia vs Thailand Perebutan Peringkat 3 Piala AFF U-19 2018

Kepala Bidang Aset BPKAD Kabupaten Banjar, Mahyudi ketika dikonfirmasi membenarkan dirinya dimintai keterangan oleh Bidang Pidana Khusus Kejari Kabupaten Banjar. Diminta seputar dokumen-dokumen terkait.

“Hanya dimintai dokumen-dokumen, kalau saya ini merupakan pejabat baru terhitung mulai aktif sejak Januari 2017, sedangkan proses Pasar Sungai Bakung sendiri pada 2015 lalu. Saat ini saya sedang cuti untuk haji,” ujarnya.

Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Banjar, Kasmili mengatakan, pihaknya sudah melakukan sidak ke lokasi, sekitar enam bulan yang lalu. Saat ke lokasi banyak menemukan yang tidak sesuai aturan.

“Mulai dari bangunan pasar yang banyak rusak, masalah pembebasan tanahnya pun bermasalah, khan tanah Pemkab kemudian dialihfungsikan tetapi begitu HGUnya habis harusnya dikembalikan ke Pemkab,” bebernya. (Banjarmasinpost.co.id/Hasby)

Penulis: Hasby
Editor: Murhan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved